Penertiban PKL Kota Bandung
PKL Kembali ke Jalan Kepatihan
30 PKL merasa kecewa karena di Monju tidak mendapat tempat.
Penulis: Tiah SM | Editor: Dedy Herdiana
BANDUNG, TRIBUN- Pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Kepatihan sudah tiga pekan terakhir direlokasi ke Gang Kebumen. Tapi Sabtu (15/11) sebagian PKL kembali berjualan di trotoar Jalan Kepatihan. Roni koordinator PKL Kepatihan mengatakan, kembalinya PKL berjualan di Jalan Kepatihan baru dua hari sebagai protes karena kurang fasilitas dan tidak mendapat tempat di Monumen Perjuangan Gasibu (Monju).
"Kami tiga pekan bertahan di Gang Kebumen walau sepi dan fasilitas kurang dengan harapan bisa berjualan di Monju hari minggu," ujar Roni di Jalan Kepatihan, Sabtu (15/11).
Menurutnya, 30 PKL merasa kecewa karena di Monju tidak mendapat tempat sehingga memilih jualan kembali di Jalan Kepatihan.
Roni mengatakan ada 90 PKL di Jalan Kepatihan yang bersedia menetap di Gang Kebumen dengan syarat lokasinya dibenahi, diberi tenda, penerangan dan promosi.
Roni mengatakan, selama tiga pekan berjualan PKL yang berjualan asesoris handphon, tas, jam, sepatu dan kacamata sepi pembeli sehingga sebagian kembai ke Jalan Kepatihan.
"Jualan di Kebumen sering tak dapat uang paling laku Rp 50 ribi tapi kalau di Kepatihan sehari bisa sampai Rp 300 ribu hingga 400 ribu se hari," ujarnya.
Roni mewakili PKL berharap Pemkot Bandung membenahi Gang Kebumen sekaligus mempromosikan..
Hal serupa diungkapkan PKL lainnya, Dody, para PKl sudah mengikuti program Pemkot Bandung. Namun harusnya keberlangsungan usaha PKL usai relokasi ini pun dipikirkan. Dodi, minta ada pengundian untuk penempatan lapak di Kebumen sehingga tidak berebut .
Sementara Kabid Penegakan Produk Hukum Daerah Satpol PP Kota Bandung, Teddy Wirakusumah mengatakan PKL Kepatihan sudah direlokasi ke gang Kebumen. "Kita terus halau di Kepatihan dan diperingati untuk masuk.
"jika bandel akan sidang atau buat perjanjian tidak lahi berdagang di kebumen atau kepatihan." ujar Tedy. (tsm)