Bandung Pitbull Comunity
Pitbull Tak Selalu Garang Seperti yang Dibayangkan
MENDENGAR kata Pitbull, yang terlintas mungkin seekor anjing dengan bentuk badan yang berotot kekar
MENDENGAR kata Pitbull, yang terlintas mungkin seekor anjing dengan bentuk badan yang berotot kekar mempunyai gigi dan taring yang menyeramkan serta memiliki tampang yang sangar, dan juga sorot mata tajam yang seakan siap untuk menerkam siapa saja.
Melihat sedikit ke latar belakang Pitbull, selama lebih dari dua abad lamanya anjing kampung Irlandia ini dipilih dan diseleksi untuk digunakan sebagai anjing petarung yang tak pantang menyerah, sehingga terbentuk suatu garis darah yang memantapkan statusnya sebagai mesin pembunuh nomor satu dalam dunia binatang. Bisa disebut demikian karena pada trah ini ditemukan insting membunuh yang kuat dan karakter yang tidak menerima intimidasi dan dominasi mahluk lain akan dirinya. Mengerikan memang image yang dibangun oleh anjing trah Pitbull tersebut.
Suatu resiko yang tinggi apabila kita membawa hewan dengan kemampuan seperti di atas tanpa kontrol yang bagus, bisa jadi diumpamakan seperti menyimpan granat tanpa pin pengaman di bawah tempat tidur yang bisa meledak setiap saat, merobohkan rumah dan melukai bahkan membunuh keluarga anda. Begitupun dengan Pitbull tanpa temperamen standar, bukanlah hewan yang aman untuk dipelihara, malah sebaiknya hewan seperti ini harus dimusnahkan apabila mengalami penyimpangan karakter karena bisa menjadi bumerang bagi pemeliharanya. Pitbull yang asli tidak akan menyerang tanpa provokasi sebelumnya, Pitbull yang asli hanya menyerang untuk melindungi dirinya dari serangan orang asing yang berbahaya, atau untuk melindungi keluarganya. Secara alamiah trah ini tidak kenal takut, sangat patuh dan mudah sekali dilatih, bahkan menurut pengalaman banyak pelatih, anjing ini lebih mudah dilatih dari pada jenis trah anjing yang juga sangat populer seperti pada trah German Shepherd (Herder) dan Golden Retriever.
Keistimewaan pitbull dalam pertarungan bukan suatu hal yang baru lagi bagi masyarakat pencinta anjing di seluruh dunia, bahkan juga masyarakat awam yang hanya dapat mengenali beberapa ras anjing saja. Pitbull memang mempunyai julukan 'natural born killer', hal ini tak dapat dipungkiri, karena memang Pitbull dilahirkan dengan kondisi fisik yang sangat potensial untuk menjadi senjata pembunuh. Otot rahang yang kuat, persendian yang elastis, kerangka tubuh yang kokoh dan juga kelenjar hormon yang memiliki kemampuan produksi, hormon adrenalin berlimpah sehingga menyebabkan Pitbull dapat menahan rasa sakit yang luar biasa, juga melakukan pekerjaan yang sangat berat seperti menarik beban yang beratnya hingga 100 kali berat tubuhnya.
Dari masa ke masa tentunya publik sudah sangat familiar mendengar bahwa anjing trah American Pit Bull Terrier APBT/Pitbull sebagai trah anjing dengan temperamen yang paling buruk di antara trah anjing lainnya, namun berita tersebut sangatlah berlebihan. Hal ini kerap terjadi karena kurangnya pengetahuan atas informasi mengenai trah anjing pit bull.
Dalam kenyataannya beberapa media di Amerika yang dianggap sebagai jembatan komunikasi telah mengarahkan masyarakat dengan menghadirkan berita yang salah tentang trah pitbull. Dengan cara memperlihatkan gigi taring Pitbull yang menyeramkan, lalu mengambil menayangkan gambar lain yang justru menunjukan imej buruk pitbull terhadap masyarakat.
"Keberadaan Komunitas kami yakni Bandung Pitbull Community (BPC) yang berdiri sejak 26 Februari 2011 lalu, salah satu visi dan misi yang utama adalah untuk mensosialisasikan trah Pitbull dan menghilangkan imej negatif yang beredar di kalangan masyarakat tentang Pitbull yang dikenal galak/buas," Ujar Rendy Loco (29) selaku Humas BPC kepada Tribun saat ditemui di Home Base BPC, Jalan Cisitu 2 Ciumbuleuit, Bandung, Selasa (4/11).
Rendy (29) mengatakan bahwa persepsi masyarakat terhadap keganasan dan julukan Pitbull sebagai monster (mesin pembunuh) dianggapnya adalah hal yang sangat berlebihan, Pitbull dikatakannya justru adalah jenis trah anjing yang bisa menjadi sahabat bagi manusia, dan tergantung pada kebutuhan apa yang dikehendaki oleh pemelihara Pitbull itu sendiri.
"Sebelumnya khususnya bagi masyarakat Jawa Barat tentunya mengenal sebuah tradisi yang disebut 'Adu Bagong', dimana pada tradisi tersebut mempertemukan 'Pitbull' dengan Babi Hutan, pentingnya pengetahuan terhadap publik kerap publik sendiri mengatakan Pitbull adalah anjing yang ganas yang dengan mudah siap membunuh hewan seperti Babi Hutan tersebut, namun sebetulnya anjing tersebut bukanlah ras murni Pitbull sesungguhnya (ras campuran/kawin silang), namun karena sudah menjadi kambing hitam maka setiap anjing yang ganas dan berbahaya publik pasti akan menuduh kepada ras Pitbul", kata Rendy.
Lebih lanjut Rendy mengatakan, pada dasarnya Pitbull sama saja dengan trah anjing lainnya, seperti Rottweiler, Doberman, Herder, tergantung pada didikan yang diberikan kepada anjing tersebut seperti apa jenisnya.
"Tidak ada yang berbeda antara Pitbull dengan jenis anjing besar lainnya, tergantung pada didikannya seperti apa, pada saat anjing masih kecil lebih fokus dididik untuk menjadi galak, penjaga rumah, dibuat manja, teman main anak-anak, semua persis dengan pendidikan yang diberikan kepada anjing lain , tak ada bedanya," katanya.
Rendy mengatakan, ada kelebihan yang dimiliki oleh Pitbull yakni kekuatan pada rahang, kekuatan gigitan yang bisa mencapai 2 Ton, namun karena Pitbull memiliki kekuatan seperti itu, justru masyarakat seringkali menganggap Pitbull adalah hewan buas.
"Lagi-lagi Pitbull dijadikan kambing hitam saat menonjolkan kekuatan dan kelebihan yang dimilikinya, pada faktanya, karakter galak atau tidaknya anjing bisa dibilang dibuat oleh ownernya sendiri," katanya.
Rendy mengatakan Pitbull sebagai hewan piaraan memang sesuatu yang menggairahkan, hal ini sebagaimana yang dirasakan oleh banyak orang yang memeliharanya sebagai binatang peliharaan di rumah. Banyak sekali yang bisa dilakukan oleh Pitbull karena kemampuannya yang kompleks, trah ini bisa diajak berburu, berolah raga, ataupun dilatih karyaguna, dan istimewanya dapat pula dipergunakan sebagai 'companion dog' (sahabat) untuk mendampingi orang cacat, sakit maupun anak-anak.
"Untuk dapat memahami pitbull sebagai suatu ras dengan keunikan tersendiri memang bukan suatu hal yang mudah, karena memang Pitbull memiliki banyak sisi yang cukup rumit untuk dipelajari, sehingga diperlukan waktu yang tidak sedikit terutama untuk berinteraksi dengan Pitbull itu sendiri. Jadi apabila masyarakat sudah terlebih dahulu antipati terhadap ras ini, maka kecil kemungkinan masyarakat bisa memahami Pibull sebagai anjing ras yang memiliki keistimewaan dari ras lainnya," katanya.
Sosok pitbull memang terkesan garang. Badannya yang besar dan kekar bakal membuat orang awam menyingkir. Gonggongan dan taringnya bisa menyiutkan nyali. Bahkan kekuatannya juga sanggup memutuskan rantai besi pengikat dan gigitannya sulit dilepaskan.
"Pembentukan karakter pitbull umumnya dimulai dari usia dua bulan. salah satu cara agar Pitbull ramah kepada tamu atau orang asing, misalnya, pitbull harus sering diajak berjalan-jalan agar bertemu dengan banyak orang," katanya.(cr4)