Minggu, 3 Mei 2026

Kasus Dugaan Korupsi

Saat Digiring Petugas, Toto Suharto Tertunduk Tak Mau Berkomentar

USAI diperiksa di ruang pidana khusus, Toto Suharto langsung digiring menuju mobil tahanan sekitar pukul 11.35.

Tayang:
Penulis: Firman Wijaksana | Editor: Dicky Fadiar Djuhud

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Wijaksana

 

BALEENDAH, TRIBUN - Usai diperiksa di ruang pidana khusus, Toto Suharto langsung digiring menuju mobil tahanan sekitar pukul 11.35. Namun Toto tak memberikan komentar terkait penahanan dirinya.

Saat sejumlah awak media  menanyakan perihal kasus tersebut, Toto yang mengenakan kemeja panjang bergaris dan topi hanya tertunduk. Ia enggan memberikan komentar atas penahanan yang dilakukannya. Toto pun langsung memasuki mobil tahanan.

Penahanan Toto menyusul penetapan dirinya menjadi tersangka pada tanggal 23 Oktober. Toto diduga terlibat dalam kasus yang melibatkan anaknya dalam proyek pembangunan fasilitas di 31 SD di Kabupaten Bandung.

Kasi Pidsus Kejari Bale Bandung, Andri Juliansyah mengatakan, saat masih menjabat Ketua DPRD Kabupaten Bandung, Toto menggunakan kewenangannya untuk melancarkan proyek senilai Rp 1,5 miliar. Selain itu Toto juga dinilai Kejari Bale Bandung menghalangi proses penyelidikan.

"Toto memaksa para kepala sekolah membuat surat pernyataan jika proyek yang dilaksanakan oleh Rizki telah selesai pembangunannya," kata Andri, Kamis (6/11/2014). (wij)

 

Alasan Toto bungkam, tak mau menanggapi pertanyaan wartawan bisa dibaca di edisi cetak Tribun Jabar,  Jumat (7/11/2014). Ikuti pula berita-berita menarik lainnya melalui akun twitter: tribunjabar dan facebook: baladtribun.


 

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved