Kebakaran Ruko di Cianjur
Rumah Apan di Kampung Baros Kulon Cianjur Dikorbankan
"Kalau tidak dikorbankan bisa ratusan rumah yang terbakar."
Penulis: cis | Editor: Dicky Fadiar Djuhud
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Teuku M Guci Syaifuddin
CIANJUR, TRIBUN - Satu unit rumah milik Apan (75) di RT 2/8 Kampung Baros Kulon, Desa Sukataris, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur terpaksa dikorbankan. Gentengnya rumah semi permanen itu dicopoti warga agar api yang meludeskan tiga kios dan satu rumah sewaan tak menyambar ke tengah permukiman.
"Kalau tidak dikorbankan bisa ratusan rumah yang terbakar. Ini kan rumahnya berdempetan semua, nah rumah milik Pak Apan yang ada di belakang persis bangunan yang terbakar itu," ujar Ahyar (52) warga Kampung Baros Kulon ketika ditemui Tribun di tempat kejadian perkara (TKP), Senin (27/10/2014).
Tiga kios dan satu rumah kontrakan di RT 2/8 Kampung Baros Kulon, Desa Sukataris, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur, ludes terbakar api, Senin (27/10/2014). Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Informasi yang dihimpun Tribun, kejadian diketahui warga sekitar pukul 23.00 dari ruko milik Jajang Junaedi (50) setelah melihat kepulan asap. Kala itu, warga melihat api belum begitu membara. Sontak warga langsung mencoba memadamkan api dengan ember. Kebetulan lokasi kejadian dengan dengan sungai irigasi.
Meski demikian, api tak kunjung padam. Menurut penuturan warga api justru membesar ketika dipadamkan dengan air sungai irigasi. Api baru bisa dikuasai setelah tiga mobil pemadam kebakaran (damkar). Api sendiri baru padam sekitar pukul 00.30. Hingga berita ini ditulis belum ada keterangan resmi mengenai penyebab kebakaran tersebut. (cis)
Bagaimana tanggapan Apan perihal rumahnya yang dikorban agar api tidak merembet ke rumah lainnya, bisa dibaca di edisi cetak Tribun Jabar, Selasa (28/10/2014) besok. Ikuti pula berita-berita menarik lainnya melalui akun twitter: tribunjabar dan facebook: baladtribun.