Jelang Iduladha

Penjualan Domba di Kabupaten Cianjur Turun 50 Persen

"Pada tahun lalu bisa terjual 30 ekor setiap harinya seminggu sebelum hari raya Iduladha."

Penjualan Domba di Kabupaten Cianjur Turun 50 Persen
TRIBUN JABAR / M GUCI SYAFIUDDIN
Wakil Bupati Cianjur, Suranto, melakukan inspeksi mendadak (sidak) pedagang hewan kurban di sejumlah titik. Satu di antaranya Pasar Hewan, Jalan Siliwangi, Desa Nagrak, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur, Rabu (1/10/2014). 

CIANJUR, TRIBUN - Penjualan domba yang dijadikan hewan kurban pada hari raya Iduladha di tahun mengalami penurunan hampir 50 persen. Seperti yang dialami pedagang domba di Pasar Hewan Cianjur.

M Mahpud (45), pedagang domba asal Kampung Bolang, Desa Cimanggu, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur, misalnya. Menurutnya, penjualan domba jelang hari raya kurban tahun ini dengan tahun lalu.

"Pada tahun lalu bisa terjual 30 ekor setiap harinya seminggu sebelum hari raya Iduladha. Sekarang separuhnya saja sudah Alhamdulillah. Dan ini hampir dialami semua pedagang di Pasar Hewan ini," kata Mahpud ketika ditemui di Pasar Hewan, Jalan Siliwangi, Desa Nagrag, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur.

Menurut Mahpud, turunnya penjualan domba di Kabupaten Cianjur itu disebabkan situasi perekonomian saat ini. Selain itu, banyak pengusaha dan pejabat di Kabupaten Cianjur mengurangi pembelian jumlah hewan kurban. Sedangkan harga domba jelang hari raya Iduladha mencapai Rp 2,5 juta sampai Rp 3 juta.

"Akhir-akhir ini banyak yang mengadakan hajatan sehingga uangnya tidak semua dibelikan hewan kurban. Belum lagi isu kenaikan harga BBM sehingga harga domba juga ikut naik. Naiknya sekitar 20 persen dari harga biasanya," kata Mahpud seraya menyebut jumlah pedagang di Pasar Hewan sebanyak 200 orang. (cis)

Selengkapnya, bisa dibaca di koran Harian Pagi Tribun Jabar, Kamis (2/10/2014).

Penulis: cis
Editor: Dicky Fadiar Djuhud
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved