BERITA FOTO: Biofarma Distribusikan Vaksin ke Lampung
PT Bio Farma (Persero), Jalan Pasteur, Kota Bandung mendistribusikan pesanan vaksin pemerintah ke Provinsi Lampung, Selasa (30/9/2014).
Penulis: Gani Kurniawan | Editor: Kisdiantoro
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
KIRIM VAKSIN JERAP TD KE LAMPUNG - Sejumlah pekerja mendorong dus berisi Vaksin Jerap Td untuk dimasukkan ke dalam mobil box di Gedung Distribusi PT Bio Farma (Persero), Jalan Pasteur, Kota Bandung, Selasa (30/9). Sebanyak 33.700 vil Vaksin Jerap Td untuk vaksinasi pencegah penyakit tetanus, difteri toksoid tersebut merupakan pesanan Kementerian Kesehatan RI yang akan didistribusikan ke Provinsi Lampung.
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
KIRIM VAKSIN JERAP TD KE LAMPUNG - Sejumlah pekerja mendorong dus berisi Vaksin Jerap Td untuk dimasukkan ke dalam mobil box di Gedung Distribusi PT Bio Farma (Persero), Jalan Pasteur, Kota Bandung, Selasa (30/9). Sebanyak 33.700 vil Vaksin Jerap Td untuk vaksinasi pencegah penyakit tetanus, difteri toksoid tersebut merupakan pesanan Kementerian Kesehatan RI yang akan didistribusikan ke Provinsi Lampung.
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN --- VAKSIN PENCEGAH TETANUS - Sejumlah pekerja mengepak Vaksin Jerap Td ke dalam dus di Gedung Distribusi PT Bio Farma (Persero), Jalan Pasteur, Kota Bandung, Selasa (30/9). Sebanyak 33.700 vil Vaksin Jerap Td untuk vaksinasi pencegah penyakit tetanus, difteri toksoid tersebut merupakan pesanan Kementerian Kesehatan RI yang akan didistribusikan ke Provinsi Lampung.
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
KIRIM VAKSIN JERAP TD KE LAMPUNG - Sejumlah pekerja mendorong dus berisi Vaksin Jerap Td untuk dimasukkan ke dalam mobil box di Gedung Distribusi PT Bio Farma (Persero), Jalan Pasteur, Kota Bandung, Selasa (30/9). Sebanyak 33.700 vil Vaksin Jerap Td untuk vaksinasi pencegah penyakit tetanus, difteri toksoid tersebut merupakan pesanan Kementerian Kesehatan RI yang akan didistribusikan ke Provinsi Lampung.
PT Bio Farma (Persero), Jalan Pasteur, Kota Bandung mendistribusikan pesanan vaksin pemerintah melalui Kementerian Kesehatan RI ke Provinsi Lampung, Selasa (30/9/2014).
KOMENTAR



