Menggunakan Maskara Kadaluarsa Bisa Akibatkan Kebutaan
Meski bukan makanan atau obat yang kita asup, tetapi menggunakan kosmetik yang sudah kadaluarsa ternyata sama bahayanya bagi kesehatan.
Meski bukan makanan atau obat yang kita asup, tetapi menggunakan kosmetik yang sudah kadaluarsa ternyata sama bahayanya bagi kesehatan. Setiap produk kosmetik sebenarnya memiliki masa pakai atau kadaluarsa, namun banyak orang tidak terlalu memperdulikannya. Ini karena produk kosmetik hanya dipakai di kulit.
Masa kadaluarsa setiap produk kosmetik berbeda-beda. Misalnya saja maksara dan eyeliner cair sebaiknya dipakai setelah 4 bulan dibuka, foundation dan pemulas mata bentuk krim harus dibuang setelah 6 bulan. Sementara itu pemulas mata atau eye shadow bubuk punya masa kadaluarsa satu tahun.
Untuk eyeliner berbentuk pensil dan perona pipi bentuk bubuk bisa bertahan hingga dua tahun, tetapi jangan biasakan meminjakan kosmetik ini kepada orang lain.
Salah satu bahaya menggunakan kosmetik kadaluarsa adalah iritasi kulit, gatal, bahkan kebutaan akibat memakai maskara yang kadaluarsa.
Dalam sebuah penelitian di Inggris, dua pertiga responden menjawab menggunakan maskara hingga lebih dari setahun, bahkan ada yang masih memakai maskara yang sama selama 10 tahun.
Maskara dan produk cair lainnya sebenarnya bisa menjadi tempat yang disukai bakteri. Tentu saja saat diaplikasikan pada bulu mata bakteri tersebut bisa berpindah. Walau jarang, tetapi bisa terjadi infeksi mata yang parah akibat bakteri tersebut.
"Kami menyarankan para wanita untuk mengecek masa kadaluarsa kosmetik mereka," kata Anna Maino, konsultan kesehatan mata.
Setiap produk kosmetik sebenarnya mengandung bahan pengawet untuk mencegah bakteri tumbuh, tetapi penyimpanan yang sering terkena panas bisa membuat bakteri gampang tumbuh.