Liga Super Indonesia

Saweran Uang Dolar di Ruang Ganti PBR

Seluruh pemain cadangan, pelatih dan official Pelita Bandung Raya bersorak-sorai di depan bench pemain kala wasit memberikan tambahan waktu 2

Penulis: Mega Nugraha | Editor: Darajat Arianto

KARAWANG,TRIBUN - Seluruh pemain cadangan, pelatih dan official Pelita Bandung Raya siap bersorak di depan bench pemain kala wasit memberikan tambahan waktu 2 menit kala melawan Persita Tangerang, dalam lanjutan Liga Super Indonesia (LSI) di Stadion Singaperbangsa, Karawang, Jumat (5/9).

Kala itu, kedudukan sudah 3-1 untuk kemenangan PBR. Seusai peluit akhir babak kedua, mereka berhamburan berlarian ke lapangan menyambut kemenangan.

Pesta belum usai. Masuk ke ruangan ganti, mereka kembali berpesta. Raungan musik dengan beat kencang mengiringi pesta mereka di ruang ganti.

Tak sampai disitu, uang bonus dari owner PBR, Ari D Sutedi dibagikan saat itu juga. Bahkan, uang dalam pecahan mata uang dollar itu 'disawerkan'. Pesta skuat The Boys Are Back mengiringi kemenangan mereka atas lolos 8 besar.

Direktur PT Kreasi Performa Pasundan yang menaungi klub PBR, Marco Paulo Garcia membenarkan adanya bonus dalam pecahan dolar. "Ya, tadi di ruang ganti memang ada bonus mata uang dalam pecahan dolar. Itu bonus dari owner langsung," katanya.

Hanya saja, Marco mengatakan dirinya tidak mengetahui berapa nilai bonus yang diberikan owner PBR untuk para pemainnya tersebut.

"Saya enggak tahu nilainya berapa. Itu bonus langsung dari owner," katanya.

Ia menjelaskan pihaknya tidak akan melupakan kewajiban PBR terhadap kewajiban financialnya. "Bonus dari manajemen untuk pemain belum kami berikan," ujarnya.

Dengan hasil kemenangan ini, PBR memastikan diri lolos 8 besar setelah mengoleksi 35 poin. Persija yang juga berburu tiket lolos 8 besar, dipastikan tidak akan lolos meski mereka mereka menyisakan 1 laga melawan Barito Putera. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved