Pendidikan
Horee. . . Akhirnya Buku Paket Sekolah Tiba di Tasikmalaya
RIBUAN buku paket kurikulum 2013 akhirnya tiba di gudang buku di Jalan Leuwidahu, Kota Tasikmalaya, Senin (1/9/2014) malam.
Penulis: Firman Suryaman | Editor: Dicky Fadiar Djuhud
TASIKMALAYA, TRIBUN – Ribuan buku paket kurikulum 2013 akhirnya tiba di gudang buku di Jalan Leuwidahu, Kota Tasikmalaya, Senin (1/9/2014) malam. Buku pesanan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota dan Kabupaten Tasikmalaya itu, akan segera disalurkan ke seluruh sekolah.
Namun dari pemantauan Tribun, Selasa (2/9/2014), akibat keterlambatan buku kurikulum 2013 ini, banyak sekolah terpaksa menyediakan buku lama KTSP 2006 demi menyelamatkan jalannya kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah masing-masing. Beberapa diantaranya terpaksa harus dibeli.
“Karena buku yang sesuai kurikulum 2013 katanya belum ada, kami akhirnya membeli buku lama KTSP 2006 sesuai yang dianjurkan sekolah. Orang tua murid di sekolah lain juga mengalami hal yang sama,” kata salah seorang orang tua murid yang enggan menyebutkan namanya.
Perwakilan distributor buku paket, Arif mengatakan, sebelumnya dia menargetkan pendistribusian buku kurikulum 2013 itu rampung akhir Agustus lalu. Ternyata, mengalami keterlambatan dari percetakan. “Tapi sebagian besar sudah tersalurkan. Tinggal sekarang sisanya dan akan langsung disalurkan lagi,” ujarnya.
Kepala Disdik Kota Tasikmalaya, Edi Sumadi menegaskan, seluruh buku paket itu harus tersalurkan ke seluruh sekolah dan untuk dibagi-bagikan kepada murid. Disdik sudah menganggarkan dananya dari DAK tahun 2014 senilai Rp 2,3 miliar. Diharapkan dengan dana tersebut bisa memenuhi kebutuhan seluruh sekolah.
“Buku itu harus sampai ke tangan murid sebagai inventaris sehingga bisa dibawa ke rumah. Sekolah yang sudah menerima diminta untuk langsung menyalurkannya kepada murid. Saat ini penyalurannya sendiri sudah lebih dari 90 persen dan diharapan dengan kedatangan kiriman lagi seluruhnya terpenuhi,” katanya dengan penuh harap.
Sebelumnya, Wali Kota Tasikmalaya, Budi Budiman mengatakan, penerapan kurikulum 2015 baru berlaku efektif di seluruh sekolah pada tahun ajaran 2015/2016 mendatang. Jadi untuk saat ini belum semua menerapkan kurikulum baru itu.
“Yang penting sekarang kita sudah bisa menyiapkan buku paket yang baru sesuai kurikulum 2013 dengan anggaran yang telah kita kucurkan,” ujarnya. (stf)