Cerpen

Anak Pintaan

DARI sekian banyak dongeng yang dikisahkan kajut-ku, emak bapakku, aku paling menyukai ceritanya tentang anak yang dilahirkan dengan empat tetek.

Anak Pintaan
istimewa
Guntur Alam, penulis novel Di Bawah Langit Jakarta

Cerpen Guntur Alam

DARI sekian banyak dongeng yang dikisahkan kajut-ku, emak bapakku, aku paling menyukai ceritanya tentang anak yang dilahirkan dengan empat tetek di badannya. Ya, empat puting susu. Dua di dada dan dua di bawah ketiak. Terdengar ganjil, bukan?

"Tak semua anak punya empat tetek. Hanya anak pintaan," ujar kajut sambil sibuk mengunyah sirih. Aku masih saja tercenung dan tak habis pikir, kenapa bisa seseorang lahir dengan empat puting susu? Bila dia laki-laki, mungkin tak akan masalah. Toh, teteknya tak akan membesar. Lalu, bagaimana bila dia anak perempuan? Aku meringis membayangkan tetek di bawah ketiak itu ikut mengembang seiring usianya.

"Aaauu!" aku setengah menjerit dan meringis, serta terburu mengusap-usap kepalaku yang baru saja dipukul kajut dengan telapak tangannya yang kapalan.

"Aku tahu apa yang dipikirkan anak bujang seusiamu," dengusnya. Aku hanya tercengir lebar. "Hanya anak laki-laki yang lahir seperti itu," lajut kajut di antara tangannya yang kembali sibuk menumbuk racikan sirih dalam besi kuningan yang panjangnya cuma sekilan.

Giginya tak sekuat dulu dalam mengunyah sirih, jadi dia harus menghancurkan dulu sirih, buah pinang, gambir, dan entah apa lagi yang dibalutnya dalam daun hijau pedas itu.

"Kenapa hanya anak bujang, Jut?" aku penasaran dan tak habis mengerti.

"Karena dia anak pintaan. Cuma anak bujang yang dipinta-pinta di dusun kita ini. Tak ada orang tua yang merengek-rengek pada Allah dan leluhur untuk minta anak gadis."

"Lalu, kenapa dia punya empat tetek?"

Kajut menghela napas. "Itu sebagai tanda kalau dia lahir kedua kalinya." Dia berusaha tersenyum, tapi aku berjinjit melihat bibir, gigi, dan liurnya yang memerah serupa darah itu.

Halaman
1234
Editor: Dicky Fadiar Djuhud
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved