Lukisan Karya Bahar Malaka di Tugu Kilometer Nol Akan Dikirim ke Istana
Lukisan yang ada di atas kanvas berukuran 150 x 120 cm itu menggambarkan biri-biri dengan kulitnya yang terkelupas dan menjadi singa
Penulis: Dedy Herdiana | Editor: Kisdiantoro
KARYA seni lukis dari pelukis asal Kota Cimahi, Bahar Malaka yang dibuat di Tugu Kilometer Nol, Desa Iboih, Kecamatan Sukakarya, Kota Sabang, bakal diserahkan kepada Presiden RI di Istana Negara. Hal dikatakan Ahmad Mujoko, penasihat kegiatan Nusantara dalam Warna, dalam rilisnya yang diterima Tribun, Rabu (20/8).
"Lukisan yang sudah diselesaikan pada Senin (18/8) sore selain ditandatangani oleh Wali Kota Cimahi Atty Suharti dan Masline Nababan sebagai kolektor karya Bahar Malaka, juga Pak Walikota Sabang sudah berkenan membubuhkan tanda tangannya diatas kanvas. Dan rencananya lukisan ini akan disampaikan kepada Presiden RI di Istana Negara," katanya.
Lukisan yang ada di atas kanvas berukuran 150 x 120 cm itu menggambarkan biri-biri dengan kulitnya yang terkelupas dan menjadi singa itu dikatakan Bahar Malaka, merupakan sebuah gambaran atau metamorfosa dari proses melakukan sikap perubahan dalam kehidupan seorang manusia. Selain itu juga digambarkan kain bercorak kotak-kotak warna hitam dan putih sebagai simbol kehidupan, dimana terdapat sisi baik (putih) dan sisi buruk (hitam) yang bakal menjadi pilihan manusia dalam hidupnya.
Lukisan tersebut dikatakan Bahar, berjudul "The Positively of Metamorfosis". Mulanya dibuat di galerinya, Cimahi dalam bentuk sketsa dan diselesaikan di Kota Sabang. (ddh)