Sengketa Tanah
Siswa Siswi SD Lebakwangi Sedih Harus Pindah Belajar ke Sekolah Lain
"Sedih juga di hari pertama harus pindah belajarnya. Walau nyaman tapi tetap bukan di sekolah sendiri."
Penulis: Firman Wijaksana | Editor: Dicky Fadiar Djuhud
ARJASARI, TRIBUN - Hari pertama sekolah menjadi hari yang sedih bagi Firgi Fahrezi (11) dan Rosalia (11). Siswa kelas 6 SDN Lebakwangi I itu merasa prihatin karena sekolahnya tidak bisa ditempati.
Firgi mengaku sudah cukup lama mengetahui jika lokasi sekolahnya berada di tanah sengketa. Pihak sekolah juga telah memberi tahu untuk mempersiapkan kepindahan ke SMK Bhakti Nusantara sebagai tempat belajar di masa ajaran kali ini.
"Lokasi yang sekarang sudah nyaman. Tapi tetap saja bukan di sekolah sendiri. Pengennya tetap belajar di sana," kata Firgi saat ditemui di SMK Bhakti Nusantara, Jalan Arjasari, Rabu (6/8/2014).
Hal yang sama diungkapkan Rosalia. Menginjak tahun keenam belajar di SDN Lebakwangi I dirinya merasa prihatin atas kejadian yang menimpa sekolahnya. Rosalia berharap segera ada bangunan baru agar ia dan teman-temannya bisa belajar dengan tenang.
"Sedih juga di hari pertama harus pindah belajarnya. Walau nyaman tapi tetap bukan di sekolah sendiri," ujar Rosalia.
Sebelumnya, lokasi SDN Lebakwangi I dan Kantor Desa lebakwangi di Kecamatan Arjasari digugat pihak ahli waris. Ahli waris meminta agar pihak desa dan sekolah untuk membayar uang senilai Rp 7,5 miliar untuk membayar ganti rugi pembayaran lahan. (wij)