Selasa, 28 April 2026

Sengketa Tanah

BREAKING NEWS: Ahli Waris Minta Kompensasi, Siswa SD Lebakwangi Ngungsi

PENGOSONGAN dilakukan karena bangunan sekolah berdiri di atas tanah sengketa.

Penulis: Firman Wijaksana | Editor: Dicky Fadiar Djuhud

ARJASARI, TRIBUN - Ratusan siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) Lebakwangi 1, Kecamatan Arjasari harus rela meninggalkan lokasi sekolah di hari pertama kegiatan belajar mengajar. Pasalnya lokasi SD yang telah berdiri selama 100 tahun itu harus dikosongkan.

Pengosongan dilakukan karena bangunan sekolah berdiri di atas tanah sengketa. Ahli waris pemilik tanah mendesak kepada pihak sekolah agar tidak menempati lokasi sekolah. Siswa pun akhirnya mengungsi ke SMK Bhakti Nusantara yang letaknya tak jauh dari tanah sengketa.

Selain bangunan sekolah, bangunan Kantor Desa Lebakwangi yang berada satu lokasi dengan sekolah juga harus dikosongkan. Jika pihak desa dan sekolah menginginkan untuk menempati lokasi sengketa, ahli waris meminta pembayaran sebesar Rp 7,5 miliar.

Kepala Desa Lebakwangi, Ade Tiana menuturkan, permasalahan tersebut sudah terjadi sejak tahun 2000. Ahli waris dari keluarga Awang Nawangsih menuntut agar pihak desa dan sekolah membayar sejumlah uang sebagai penggantian penggunaan lahan miliknya.

"Sejak saat itu ahli waris selalu datang. Mereka minta agar ada ganti rugi. Setelah itu desa berinisiatif untuk membangun kantor baru yang lokasinya tidak terlalu jauh dari lokasi sekarang," ujar Ade di Kantor Desa Lebakwangi, Jalan Arjasari, Kecamatan Arjasari, Rabu (6/8/2014). (wij)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved