Kecelakaan

Motor Hilang Kendali, Warga Sumedang Tewas Tabrak Tembok

DIKI yang datang dari arah Sumedang kota menuju Cipancar itu tak bisa mengendalikan motor setelah berhasil mendahului motor di depannya.

Penulis: Deddi Rustandi | Editor: Dicky Fadiar Djuhud

SUMEDANG, TRIBUN – Diki Faturohman (20) tak bisa menguasai motor matic yang dikendarainya. Mahasiswa asal Cijaha, Desa Cipancar, Kecamatan Sumedang Selatan ini tewas setelah motor yang dikendarainya nopol Z 3425 BC menghajar tembok bangunan di Jalan Pagerbetis, Tenjolaya, Desa Sukagalih, Kecamatan Sumedang Selatan, Selasa (22/7/2014).

“Pengendara motor itu mengalami kecelakaan tunggal menabrak tembok bengkel dipinggir jalan karena tak bisa mengendalikan motor yang dikendarainya,” kata Ipda Sudirianto, Kanitlaka Satlantas, Polres Sumedang, Selasa (22/7).

Kecelakaan terjadi di jalan yang menanjak dan menikung ke kanan dari arah Sumedang. Diki sendiri memacu motor matic dalam kecepatan tinggi dan berupaya mendahului dua motor yang ada di depannya.

Diki yang datang dari arah Sumedang kota menuju Cipancar itu tak bisa mengendalikan motor setelah berhasil mendahului motor di depannya. Saat berhasil mendahului kedua motor ada tikungan cukup tajam dan pengendara motor tak bisa menguasai kemudi. Motor oleng ke kiri dan langsung menghajar tembok bangunan yang ada di sisi kiri jalan.

“Pengendara motor itu tewas di lokasi kejadian dengan motor yang rusak,” katanya.

Warga disekitar kejadian segera memberikan pertolongan dan memabawa korban ke rumah sakit. “Pengemudi motor itu ngebut dan langsung menabrak dinding tembol bengkel. Benturannya sangat keras sekali,” kata beberapa warga. (std)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved