Pasar Murah
Wali Kota Bandung Minta Masyarakat Berhemat
EMIL akan menindak para pedagang yang menaikan harga diluar batas kewajaran.
Penulis: Tiah SM | Editor: Dicky Fadiar Djuhud
BANDUNG, TRIBUN - Wali Kota Bandung Ridwan Kamil minta masyarakat berhemat mengurangi ketergantungan konsumsi kebutuhan pokok yang berlebih. Ia menyambut baik noperasi pasar murah, karena bisa meringankan beban warga Bandung memenuhi kebutuhan pokok selama bulan Ramadan.
Menurut Emil -- panggilan akrab Ridwan Kamil, warga terbebani akibat ulah para spekulan menaikan dan menahan harga barang pokok. Emil akan menindak para pedagang yang menaikan harga diluar batas kewajaran.
"Sesuai hadits dikatakan makanlah sebelum lapar dan berhenti makan sebelum kenyang. Jadi, makanlah seperlunya jangan sampai kekenyangan, kita perlu melakukan penghematan penghematan dan merubah gaya hidup seperlunya saja," ujar Emil saat membuka operasi pasar murah kebutuhan pokok masyarakat (OPM KePokmas) di Lapangan Tegallega, Kamis (17/7/2014).
Lebih jauh, dia berharap OPM tidak hanya memiliki dampak sosial ekonomi jangka pendek, tapi juga untuk jangka panjang. Emil memeriksa paket kebutuhan pokok yang dijual di OPM dan menurutnya kualitas barang cukup bagus dan layak konsumsi.
"Segera laporkan apabila bapak ibu menemukan harga yang tidak masuk akal. Di bulan Ramadan tahun ini, pergerakan harga batas wajar sekitar 20 sampai 25 persen, jika naik lebih dari 30 persen akan dilakukan operasi pasar," kata orang nomor satu di Kota Bandung ini. (tsm)