Perbankan

Penyaluran Kredit Bank Umum Konvensional di Cirebon Mengalami Perlambatan

KREDIT bank umum konvensional melambat 17,68 persen secara year on year (y on y) dan 0,67 persen secara quarter to quarter (q to q).

Penulis: roh | Editor: Dicky Fadiar Djuhud

CIREBON, TRIBUN - Tak hanya penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) yang mengalami perlambatan, penyaluran kredit oleh bank umum konvensional pada triwulan I-2014 di wilayah III Cirebon juga mengalami perlambatan. Kredit bank umum konvensional melambat 17,68 persen secara year on year (y on y) dan 0,67 persen secara quarter to quarter (q to q).

Kepala KPwBI Cirebon, Totok Hermiyanto mengatakan, dilihat dari jenis kredit, semua kategori kredit mengalami perlambatan. Besarnya perlambatan kredit konsumsi, kredit investasi, dan kredit modal kerja masing-masing 14,72 persen (y on y), 19,36 persen (y on y), dan 20,73 persen (y on y).

Total kredit pada triwulan I-2014 mencapai Rp 22,29 triliun dengan masing-masing outstanding kredit Rp 9,59 triliun kredit modal kerja, Rp 2,14 triliun kredit investasi, dan Rp 10,55 triliun kredit konsumsi.

Sementara itu, berdasarkan sektor ekonomi unggulan, penyaluran kredit masih didominasi pada sektor ekonomi perdagangan, hotel, dan restoran (PHR) yang mencapai Rp 6,75 triliun. Sementara sektor industri pengolahan Rp 1,84 triliun, dan sektor pertanian Rp 981,59 miliar. (roh)

Sumber: Tribun Jabar
Tags
perbankan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved