Jelang Ramadan, Daging Ayam Tembus Rp 35 Ribu per Kilogram
Keresahan melanda pembeli daging ayam di Kabupaten Cianjur menjelang Ramadan ini lantaran harga jual terus naik. Harga daging ayam pada pekan kedua
Penulis: cis | Editor: Darajat Arianto
CIANJUR, TRIBUN - Keresahan melanda pembeli daging ayam di Kabupaten Cianjur menjelang Ramadan ini lantaran harga jual terus naik. Harga daging ayam pada pekan kedua Juni ini mencapai Rp 35 ribu per kilogramnya.
"Semula normalnya Rp 28 ribu per kilo, kemudian Rp 30 ribu per kilo, sekarang sudah naik lagi Rp 5 ribu," ujar Ai Muflihah (22), seorang pembeli daging ayam di Pasar Muka, Senin (9/6).
Warga Kampung Simpang, Desa Cibodas, Kecamatan Cipanas, ini mengatakan, kenaikan harga daging ayam potong itu tidak normal. Wajar jika pembeli mulai merasa resah lantaran tak hanya harga daging ayam yang mengalami kenaikan menjelang Ramadan ini.
"Kami jadi keberatan karena harganya (daging ayam. Red) cukup mahal. Setiap tahunnya atau terutama bertepatan bulan puasa dan Idulfitri harganya bukan membuat warga tenang. Bahkan sekarang harga daging ayam naiknya tidak terkontrol," ujar Ai.
Pedagang daging ayam potong di Pasar Muka, Elan (30), mengatakan, kenaikan harga daging ayam potong sebesar Rp 35 ribu per kilogram itu baru terjadi di pekan ini. Pada pekan lalu, harga daging ayam Rp 32 ribu per kilogram. Kenaikan harga itu disebabkan pasokan ayam potong mulai minim menjelang Ramadan ini.
"Info dari kandang, ayamnya mulai berkurang sehingga memang tidak ada. Dari ternak ngasih harga jual mahal, sementara permintaan daging ayam semakin meningkat setiap hari," kata Elan kepada Tribun di Pasar Muka. (*)