PBR Tampil Tanpa Tiga Pemain Utama

Pelita Bandung Raya (PBR) kemungkinan kehilangan tiga pemain ketika menjamu Arema Cronus di Stadion Si Jalak Harupat, Sabtu (31/5) sore.

Penulis: Tarsisius Sutomonaio | Editor: Darajat Arianto

BANDUNG, TRIBUN - Pelita Bandung Raya (PBR) kemungkinan kehilangan tiga pemain ketika menjamu Arema Cronus di Stadion Si Jalak Harupat, Sabtu (31/5) sore.

Ketiganya adalah bek Boban Nikolic yang terkena akumulasi kartu kuning, duet penyerang Gaston Castano dan Bambang Pamungkas alias Bepe yang dibekap cedera. Namun, pelatih PBR, Dejan Antonic menaruh harapan pada Bepe.

"Khusus untuk Bambang, masih kami lihat sampai esok sebelum laga," ujar Dejan, Jumat (30/5) sore. Meski akan bermain dengan skuat yang pincang, Dejan tetap optimistis menatap laga kontra Singo Edan.

"Memang kami kehilangan beberapa pemain inti tapi saya percaya dengan pemain-pemain muda saya. Mungkin akan sedikit ada perubahan tapi tidak masalah," katanya. Mental skuat The Boys are Back sedang bagus.

PBR belum terkalahkan dalam empat pertandingan terakhir. Pada dua laga awal putaran kedua, mereka mampu menahan imbang 2:2 ketika menjadi tamu Persib Bandung dan membantai Gresik United dengan skor telak 4:1.

Gaston serta kawan-kawan menutup putaran pertama dengan mendulang empat poin, satu di kandang Gresik United dan tiga poin ketika menjamu Persib Bandung. Kekalahan terakhir PBR justru di kandang Singo Edan. Saat itu tim asuhan Dejan kalah 0:3.

Namun, mantan pelatih Pro Duta itu mengakui Arema berisi para pemain yang berkualitas. Jika dibandingkan harganya, satu pemain Singo Edan senilai lima pemain PBR. Namun, itu tak berarti Dejan menyerah.

Menurutnya, sebuah tim sepak bola tidak selalu tampil konsisten. " Kami  harus bisa curi poin," ujarnya. Kubu Arema pun mengusung misi meraih tiga poin di kandang PBR. Suharno, arsitek Arema, datang dengan hanya kurang satu pemain.

"Kami mengharapkan hasil terbaik, menang. Semua pemain bisa main kecuali Hendro Siswanto yang saya tinggalkan karena (ia) nikah," kata Suharno di kantor PBR, Bandung, Jumat (30/5) sore. Kemenangan itu bisa menebus hasil tak memuaskan dari dua laga terakhir.

"Kami kurang bagus pada dua laga di kandang. Kalah dari Semen Padang dan imbang dengan Persib," ujarnya. Namun, lanjutnya, mental Ahmad Bustomi lebih baik setelah mengejar ketinggalan dua gol ketika melawan Persib.

Selain itu, sang pelatih mengevaluasi kelebihan dan kekurangan skuatnya. "Semoga lawan PBR, anak-anak bisa menjalankan strategi," kata Suharno. Menurutnya, PBR adalah tim yang patut diperhitungkan menilik hasil dua laga terakhir The Boys are Back.

"PBR bukan tim sembarangan. Kami betul-betul harus mengantisipasi PBR. Tim ini tampil beda dengan putaran pertama. Motivasi tim ini meningkat pada putaran terutama dalam laga kandang," ujarnya. Karena itu, sang pelatih enggan berpatok pada hasil pertemuan pertama kedua tim.

Suharno menyebutkan timnya bakal mewaspadai kecepatan Musafri serta David Laly. Selain itu, ia pun memuji penampilan Kim Jeffrey Kurniawan di PBR. Ia membantah anggapan lini tengah Arema lebih berpengalaman dan kuat. "Kita lihat saja di lapangan nanti," kata Suharno. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved