Alfredo: Gol Ketiga PBR Bikin Pemain Gresik Frustasi
Superioritas Pelita Bandung Raya membuat para pemain Gresik United frustasi. Tertinggal 2-0 di babak pertama, mereka bisa memperkecil kedudukan
Penulis: Mega Nugraha | Editor: Darajat Arianto
BANDUNG,TRIBUN - Superioritas Pelita Bandung Raya (PBR) membuat para pemain Gresik United frustasi. Tertinggal 2-0 di babak pertama, mereka bisa memperkecil kedudukan menjadi 2-1 melalui tendangan penalti dari Oktavio Dutro.
"Organisasi permainan PBR sangat bagus. Kami bisa cetak gol hingga 2-1. Kami berharap bisa menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Tapi setelah PBR mencetak gol ketiga, itu membuat kami frustasi," ujar pelatih Gresik, Angel Alfredo Vera usai laga.
Apalagi, saat Gustavo Chena diusir wasit setelah mengoleksi dua kartu kuning. Mental Gresik langsung jatuh dan PBR semakin leluasa mengacak-ngacak pertahanan Gresik. Terlebih lagi, setelah Wawan Febrianto mencetak gol di akhir babak kedua.
"Mereka lebih cepat dan kuat sehingga mereka bisa menambah gol lagi. Saya sendiri tidak tahu apa yang terjadi dengan pemain," ujar Alfredo.
Di laga itu, Matsunaga Shohei harus absen. Ia membantah absennya pemain Jepang tersebut menjadi penyebab kekalahan telak Gresik.
"Kami tidak tergantung pada satu pemain. Satu pemain tidak bisa mengubah banyak. Permainan tim yangidak sesuai keinginan saya menjadi penyebab kekalahan ini," ujarnya. Namun, melawan Persib nanti, Matsunaga suah bisa diturunkan. (*)