Pengelola Pasar Baru Menduga Syarifah Gunakan Kursi untuk Pijakan
Kami kaget saja. Itu kan jam-jam sepi, saat tenant baru buka toko.
Penulis: Dicky Fadiar Djuhud | Editor: Kisdiantoro
BANDUNG, TRIBUN -- Pengelola gedung Pasarbaru Trade Center kaget mengetahui ada seorang wanita yang bunuh diri di lantai 7, lokasi parkir P8. Begitu mengetahui korban adalah Syarifah (39), pengelola Pasarbaru merasa tidak asing dengan nama tersebut. Mereka mengenalnya sebagai pedagang asong penganan kue di Pasarbaru.
Beberapa saat setelah kejadian, pihak pengelola Pasarbaru sempat menenangkan salah seorang wanita yang belakangan diketahui adalah adik dari Syarifah. Wanita tersebut tercatat sebagai karyawan di salah satu tenant Pasarbaru yang berada di lantai 2.
"Kami kaget saja. Itu kan jam-jam sepi, saat tenant baru buka toko. Lokasi jatuh korban itu, sama dengan kejadian orang yang bunuh diri beberapa waktu lalu. Hanya, dulu dari lantai lima. Kita sebenarnya sudah optimal membatasi tembok pembatas tersebut. Standar, tingginya 120 sentimeter. Korban diduga menggunakan kursi sebagai pijakan sebelum melompat," kata Adolf Wuwungan, Senior Supervisor didampingi
Zam zam Dihlan, Chief Operasiotional dari perusahaan pengelola Pasarbaru Trade Center di ruang kerjanya, Jumat (7/3/2014).
Diberitakan sebelumnya, sekitar pukul 09.15, Syarifah terjun dari lantai 7 gedung parkir Pasarbaru Trade Center yang diperkirakan ketinggiannya 30 meter. Tubuh pedagang asongan penganan kue dan gorengan ini mendarat tepat di atas dak gerai grosir sepatu Jalan Pasar Barat 39, Bandung.
Usai melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi membawa jasad wanita yang tercatat sebagai warga Kebon Tangkil, Andir tersebut ke kamar mayat RS Hasan Sadikin sekitar pukul 11.00. (dic)