Breaking News:

Ricuh di Lapas Lhokseumawe Dipicu Napi yang Sakit

Berdasarkan hasil pemeriksaan napi tersebut mengeluh sakit pada bagian perut dan kondisinya meronta-ronta

Editor: Deni Ahmad Fajar

BANDA ACEH,  TRIBUN -Kepala Divisi Lembaga Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kemenkumham Aceh, Muji Rajarjo, menyatakan bahwa situasi di Lapas Kelas IIA Lhokseumawe, Aceh kini sudah mulai terkendali. Warga binaan menyepakati menyudahi aksi kerusuhan. 


Muji menjelaskan, insiden tersebut dipicu kondisi seorang napi yang sakit, namun belum mendapat penanganan dari pihak lapas untuk dibawa ke rumah sakit.

Menurut pengakuan pihak lapas, Sabtu (15/2) sekitar pukul 17.30 WIB, petugas jaga Yusrisyah menghubungi petugas medis karena adanya napi sakit yakni Khairul Ihsan alias Along.

Kemudian tenaga medis Yunita Rahmadani didampingi Kasubsi Bimkemaswat Muslidar datang melihat napi yang sakit.

Berdasarkan hasil pemeriksaan napi tersebut mengeluh sakit pada bagian perut dan kondisinya meronta-ronta. Setelah diberikan obat, sampai pukul 18.45 WIB, kondisi pasien sudah membaik.

Pukul 21.46 WIB, Kasi Bimnadik Bukhari kembali menelpon petugas medis karena penyakit napi tersebut kambuh. Petugas medis menganjurkan untuk dirujuk ke rumah sakit.

Namun napi dan keluarganya yang sudah tiba di LP menolak karena penyakit yang dialami Along bukan penyakit medis.

Keluarga Along meminta agar diizinkan dibawa berziarah ke kuburan orang tuanya di Desa Sampoiniet. Permintaan itu ditolak Kalapas dan disarankan berobat ke dokter.

Kalapas kemudian memerintahkan Kasubsi Bimkemaswat menjemput dokter. Namun dokter Rumah Sakit PMI Kota Lhokseumawe menolak datang karena sedang piket. Kalapas kemudian meminta keluarga napi untuk mencari dokter lain.

Tak lama kemudian terjadi kebakaran pada pukul 22.57 WIB. Saat itu api mulai berkobar berawal dari ruang Kasubsi Registrasi. Kalapas segera menghubungi Pemadam Kebakaran. Namun, petugas lambat datang sehingga api cepat membumbung tinggi yang diduga disiram dengan bensin.

Dalam situasi panik, terjadi kerusuhan di dalam lapas. Para napi merusak dan membakar ruang kantor, gudang beras, dan aula. Napi juga melempari batu dan benda-benda lain keluar lapas sehingga menyulitkan para petugas jaga beserta aparat keamanan mengamankan situasi.

Saat ini, Sebut Muji Raharjo, situasi Lapas Kelas IIA Lhokseumawe sudah kondusif dan para warga binaan diminta untuk tenang dan bisa menyelesaikan segala masalah dengan baik dan musyawarah. (kompas.com)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved