Breaking News:

Napi dan Pihak Lapas Lhokseumawe Masih Bernegosiasi

Sekitar empat ratus narapidana masih berkumpul secara berkelompok di dalam Lapas yang sebagian telah terbakar

BANDA ACEH, TRIBUN - Kebakaran yang terjadi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kota Lhokseumawe, Nagroe Aceh Darussalam, Minggu (16/2) dinihari merupakan buntut dari kerusuhan para narapidana (napi) penghuni Lapas itu.

Kondisi kini mereda. Kebakaran terhenti dan tidak ada lagi aksi pelemparan benda-benda keras dari dalam Lapas yang diarahkan kepada aparat keamanan, sebagaimana terjadi sebelumnya. Meski demikian, aparat keamanan masih berjaga-jaga di luar Lapas.

Sekitar empat ratus narapidana masih berkumpul secara berkelompok di dalam Lapas yang sebagian telah terbakar.

Belum diketahui apa yang menjadi tuntutan para napi. Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Aceh, Fathulrachman, telah tiba di Lhokseumawe di Minggu sekitar pukul 05.00 WIB. Ia langsung menuju Lapas.  Fathulrachman dan sejumlah petugas Lapas kini masih berusaha bernegosiasi dengan para napi.

Walau tidak menimbulkan korban jiwa, ada tiga napi mengalami luka ringan akibat terkena serpihan peluru tajam aparat keamanan. Tiga petugas Lapas hingga pun masih di sandra para napi sebagai jaminan untuk proses negosiasi.

Seratus lebih personel polisi anti-huruhara perseragam lengkap dikerahkan untuk mengamankan lokasi, dan dipimpin langsung Kapolres Lhokseuawe, AKBP Joko Suratmanto.

Sejauh ini, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait soal insiden di Lapas Kelas IIA Lhokseumawe itu. (kompas.com)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved