Breaking News:

Masih Ada Warga Belum Masuk DPT

Yang perlu dilakukan adalah mencegah kekecewaan warga terhadap hasil pendataan pemilih itu

CIANJUR, TRIBUN - Meski validasi sudah dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Cianjur sebanyak enam kali, namun sejumlah warga masih belum terdata dan terdaftar di daftar pemilih tetap (DPT).

Hal itu dikatakan Divisi Pengawas dan Monitoring Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP) Kabupaten Cianjur, Kohar Effendi, ketika ditemui di kantor KPU Kabupaten Cianjur, Jalan Ir Juanda, Kecamatan Cianjur, Minggu (16/2).

"Secara rerata di setiap tempat pemungutan suara masih terdapat lima sampai enam pemilik suara yang belum masuk DPT. Sedangkan di Kabupaten Cianjur jumlah TPS-nya ada sekitar 4 ribu. Coba saja dihitung total pemilih yang belum terdaftar," ujar Kohar kepada Tribun.

 Kohar menilai, yang harus menjadi perhatian utama penyelenggara pemilu bukanlah jumlah warga yang belum terdaftar sebagai DPT itu. Menurutnya, yang perlu dilakukan adalah mencegah kekecewaan warga terhadap hasil pendataan pemilih itu.

"Pendataan berbasis pantarlih (panitia pendaftaran pemilih) ternyata tidak bisa menjadi alat validitas. Karena ketika sudah melakukan pendataan secara maksimal, tapi hasil data di KPU ternyata masih belum akurat. Ini yang jadi miris bahwa pada pemilu 2014, banyak warga terluka akibat dilukai oleh sistem," kata Kohar.

Kohar pun menilai, tak menutup kemungkinan jika kekecewaan itu bisa mempengaruhi warga lainnya untuk tidak menyalurkan hak suaranya pada pemilu yang akan dilaksanakan 53 hari lagi. Menurutnya, yang tadinya hanya satu atau dua orang yang merasa kecewa, jumlahnya kian bertambah lantaran tertanam persepsi buruk terhadap penyelenggara pemilu. (cis)

Penulis: cis
Editor: Deni Ahmad Fajar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved