Gunung Kelud Meletus
Aktivitas Kegempaan Gunung Papandayan Sempat Meningkat
Aktivitas kegempaan Gunung Papandayan sempat meningkat, Jumat (14/2), sehari setelah Gunung Kelud meletus.
Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam | Editor: Kisdiantoro
GARUT, TRIBUN - Aktivitas kegempaan Gunung Papandayan sempat meningkat, Jumat (14/2), sehari setelah Gunung Kelud meletus. Gunung Papandayan pun tetap berstatus waspada.
Petugas Pos Pemantauan Gunung Api Papandayan pada Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi, Krisno, mengatakan saat Gunung Kelud meletus, Kamis (13/2), Gunung Papandayan mengalami kegempaan seperti biasa.
Pada hari Gunung Kelud meletus, katanya, Gunung Papandayan mengalami 4 gempa tektonik jauh, 2 kali gempa tektonik lokal, dan 16 vulkanik dangkal.
"Peningkatan drastis terjadi pada sehari setelahnya, Gunung Papandayan mengalami 5 gempa tektonik jauh, 6 kali gempa vulkanik dalam, dan 60 kali gempa vulkanik dangkal," kata Krisno, Sabtu (15/2).
Menurut Krisno, sampai pukul 06.00 pada Sabtu (15/2), gunung ini mengalami 1 kali gempa tektonik dan 1 kali gempa vulkanik dangkal. Aktivitasnya kembali menurun jika dibandingkan hari sebelumnya.
"Kemarin abu juga jatuh di sini, itu dari Gunung Kelud. Status tetap waspada karena secara visual pun tidak ada longsor dan asap kawah tetap sama," katanya. (Sam)