Breaking News:

Stok Dicuri, Bakar Ikan 12 Km Gagal Masuk MURI

Bakar ikan sepanjang 12 kilometer dengan target masuk dalam catatan Museum Rekor Indonesia (MURI) dalam rangkaian Hari Pers Nasional 2014

BENGKULU, TRIBUN - Bakar ikan sepanjang 12 kilometer dengan target masuk dalam catatan Museum Rekor Indonesia (MURI) dalam rangkaian Hari Pers Nasional (HPN) 2014 gagal tercapai.

Kegagalan tersebut diakibatkan kurangnya stok ikan dan terjadi aksi pencurian bahan baku saat pagelaran memanggang ikan terpanjang tersebut berlangsung pada pukul 09.00 WIB, Sabtu (8/2/2014).

Dewan Pembina Wonderful Bengkulu, M. Saleh selaku pelaksana kegiatan menyebutkan kegagalan tersebut merupakan tanggungjawab dirinya. "Apapun kondisi yang terjadi ini merupakan tanggungjawab saya," kata M.Saleh.

Ia melanjutkan penyebab kegagalan itu diakibatkan distribusi ikan yang akan dipanggang oleh ribuan peserta tak merata. Bahkan ada beberapa kilo ikan hilang dicuri oleh orang yang diduga sengaja ingin menggagalkan acara tersebut.

"Didepan posko kemanan bahkan ada ikan yang hendak dibakar hilang dibawa orang. Tapi saya berfikir positif saja mungkin orang itu suka makan ikan," timpal Saleh.

Sementara itu Murni salah seorang peserta bakar ikan menyebutkan ia dan beberapa peserta lain merasa kebingungan karena saat pembakaran dimulai, ia tak mendapatkan ikan. Beberapa warga yang kecewa karena tak mendapatkan ikan akhirnya membakar alat tungku yang digunakan untuk membakar ikan.

Ada juga beberapa peserta meletakkan sepatu dan sandal mereka di tungku sebagai bentuk kekecewaan. Pagelaran bakar ikan dengan target sepanjang 12 kilo meter merupakan usulan dari salah satu organisasi pegiat wisata Bengkulu, yakni Wonderful Bengkulu, yang dimasukkan ke dalam agenda HPN 2014.

Sementara itu Deputi Manager Muri, Awan Raharjo, menjelaskan pembatalan acara tersebut dikarenakan alasan kenyamanan, ketertiban dan keamanan. Meski demikian, MURI tetap memberikan apresiasi cukup besar terhadap daya juang masyarakat Bengkulu untuk memecahkan rekor tersebut.

Kegiatan tersebut berlangsung sepanjang pantai panjang hingga menuju Tapak Paderi dengan melibatkan ribuan warga dan puluhan ton ikan laut. Awalnya agenda ini merupakan satu bentuk promosi kekeyaan laut Bengkulu kepada tamu HPN. (Firmansyah)

Editor: Darajat Arianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved