Pelatih Semen Padang Tak Mau Komentari Penalti Persija
Semen Padang harus mengakui ketangguhan Persija Jakarta.
JAKARTA, TRIBUN - Semen Padang harus mengakui ketangguhan Persija Jakarta. Tampil dalam lanjutan Indonesia Super League (ISL) 2014, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Sabtu (8/2), Tim Kabau Sirah takluk dengan skor 0-2.
Meski begitu, pelatih Semen Padang, Jafri Sastra mengaku tak terlalu kecewa. Justru dia memuji penampilan Hendra Bayauw dkk pada laga tersebut. "Kami sudah bermain bagus. Pada babak pertama para pemain mampu tampil ofensif dan menciptakan banyak peluang. Sangat disayangkan tak bisa berbuah gol," katanya.
Jafri berpendapat, Semen Padang hanya kurang beruntung pada laga itu. Mengingat para pemain sanggup merepotkan barisan pertahanan Persija dan sanggup menjalankan instruksi dengan benar. "Saya tahu kalau Persija bakal bermain direct dengan memanfaatkan tinggi badan Ivan Bosnjak. Para pemain sudah mengantisipasi hal itu. Hanya saja kami sedikit kecolongan," apologi Jafri.
Dua gol Persija dicetak oleh Rahmad Afandi dan penalti Ivan. Gol kedua Tim Macan Kemayoran nampaknya sedikit meruntuhkan mental pemain Semen Padang. Beberapa kali David Pagbe dkk kehilangan kontrol dengan melakukan tekel-tekel keras ke pemain Persija. "Kami akan evaluasi performa pemain pada laga ini. Namun saya tak mau mengomentari soal penalti yang didapat Persija," imbuh Jafri.