Breaking News:

Ford Foundation Siapkan Rp 9 Miliar bagi Perubahan Sosial via Seluler

Ford Foundation Indonesia menyediakan dana hibah sebesar 750 ribu dollar AS untuk publik dalam rangka merangsang perubahan sosial yang

Editor: Darajat Arianto
Ford Foundation Siapkan Rp 9 Miliar bagi Perubahan Sosial via Seluler
Siti Fatimah
ILUSTRASI

JAKARTA, TRIBUN - Ford Foundation Indonesia menyediakan dana hibah sebesar 750 ribu dollar AS (setara Rp 9 miliar) untuk publik dalam rangka merangsang perubahan sosial yang lebih adil dengan menggunakan teknologi seluler.

Dana akan diberikan kepada siapa saja -perorangan, kelompok atau lembaga- yang dapat menawarkan upaya-upaya perubahan sosial berbasis teknologi seluler. Upaya-upaya yang ditawarkan bisa berbentuk produksi dan penyampaian konten, rekayasa piranti lunak, atau rekayasa perangkat keras.

Demikian menurut keterangan pers Ford Foundation Indonesia yang diterima Kompas.com, Senin (20/1/2014).

Ford Foundation mengandeng tiga organisasi pendukung, yaitu Wikimedia Indonesia, ICT Watch dan Aliansi Jurnalis Independen (AJI), untuk meluncurkan program bertajuk Cipta Media Seluler itu. Keterangan itu menyebutkan, program tersebut akan diluncurkan secara online hari ini.

Para penerima dana harus lolos seleksi yang dilakukan tim seleksi awal dan publik yang kemudian akan diteruskan pada tim seleksi akhir untuk dikaji ulang. Penentuan penerima hibah akan dilakukan tim seleksi akhir yang terdiri dari tim independen.

Keterangan pers itu menyatakan, upaya seluler menjadi fokus pemberian hibah Ford Foundation  tahun ini karena akses masyarakat dalam penggunaan seluler tinggi dan medium tersebut digunakan lintas kelompok pendapatan masyarakat, baik di desa maupun di kota.

"Pemanfaatan teknologi seluler untuk upaya sosial dirasa belum dieksplorasi dengan maksimum di Indonesia dimana pelaku industri tetap memperlakukan pengguna ponsel berpenghasilan rendah sebagai konsumen, dan bukan produsen konten yang dapat diaktifkan untuk menghasilkan pengetahuan dalam ekonomi informasi. Sementara peneliti dan wartawan yang mengikuti industri seluler cenderung lebih fokus pada pertumbuhan penggunaannya oleh masyarakat Indonesia dan bukan menggali kemungkinan ponsel dalam menyelesaikan masalah kepentingan publik," kata keterangan itu.

Pihak Ford Foundation melihat bahwa dibandingkan medium lain seperti video, radio, dan web, penggunaan seluler untuk perubahan sosial dirasa lambat dikembangkan karena membutuhkan upaya ekstra dari pelaku perubahan sosial dalam mengorganisasi penerima manfaat.

Heidi Arbuckle, program officer untuk hak bermedia Ford Foundation Indonesia, sebagaimana dikutip keterangan itu, berharap hibah ini bisa merangsang dan mengajak masyarakat untuk ikut peduli tentang hak dan tanggung jawab mereka sebagai pengguna teknologi seluler dan pelaku media. Karena benang merah yang sama dari persoalan-persoalan mendasar di dunia adalah pergulatan dalam menciptakan kehidupan sosial yang lebih adil untuk semua.

Formulir permintaan dana hibah dapat diperoleh di situs www.ciptamedia.org. Penerimaan permintaan ditutup pada 20 April 2014 dan pengumuman penerima hibah akan dilakukan pada 20 Juni. Dana akan mulai dikucurkan secara bertahap buat para penerima yang terpilih pada Agustus. (kompas.com)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved