Hiswana Ketatkan Pengawasan Distribusi Elpiji

DPC Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Cianjur akan melakukan pengawasan secara ketat pascanaiknya gas elpiji ukuran 12 kg.

Penulis: cis | Editor: Darajat Arianto

CIANJUR, TRIBUN - DPC Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana Migas) Cianjur akan melakukan pengawasan secara ketat pascanaiknya gas elpiji ukuran 12 kg. Pasalnya tak dimungkiri kemungkinan terjadinya kecurangan akan muncul akibat naiknya elpiji ukuran tersebut.

"Penimbunan mungkin saja terjadi meski secara logika itu tidak akan bisa terjadi. Karena jika melakukan penimbunan bisa kena penalti dari Pertamina akibat tabung yang seharusnya laku dijual tapi tak bisa ditukarkan karena ditimbun," ujar Ketua DPC Hiswana Migas Cianjur, Aziz Sudrajat Anaz, kepada Tribun ketika dihubungi melalui ponsel, Jumat (3/1).

Selain itu, lanjut Aziz, pengoplosan juga sangat mungkin terjadi pascakenaikan harga elpiji ukuran 12 kg itu. Pasalnya selisih harga elpiji ukuran 12 kg saat ini dengan elpiji ukuran 3 kg sangat besar. Dengan memindahkan isi gas dari empat tabung elpiji ukuran 3 kg, maka bisa mendapatkan keuntungan sekitar Rp 50 ribu per tabungnya.

"Karenanya jika memang ada temuan seperti itu harap warga memberitahukan kepada kami agar bisa dilaporkan kepada aparat penegak hukum. Karena sejauh monitoring yang kami lakukan hal itu belum bisa dilakukan secara maksimal di Kabupaten Cianjur," ujar Aziz. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Tags
elpiji
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved