Breaking News:

KPK Segera Tentukan Status Ratu Atut

KPK berencana segera melakukan gelar perkara atau ekspose hasil pemeriksaan Ratu Atut Chosiyah dan Airin Rahmi Diana.

KOMPAS/HENDRA A SETYAWAN
Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah 

JAKARTA, TRIBUN — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berencana segera melakukan gelar perkara atau ekspose hasil pemeriksaan Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah dan Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rahmi Diana. Rencananya, ekspose digelar pada Kamis atau Jumat pekan ini.

"Kemarin kan Atut baru menyelesaikan pemeriksaan. Dari hasil pemeriksaan tersebut nanti insya Allah hari Kamis atau Jumat, kami melakukan ekspose," ujar Ketua KPK Abraham Samad di sela-sela acara Pekan Antikorupsi 2013 di Istora Senayan, Jakarta, Rabu (11/12).

Menurut Abraham, hasil ekspose itu nantinya akan menentukan apakah keduanya ditetapkan sebagai tersangka atau tidak. Hingga saat ini, ujar dia, KPK terus mendalami keterangan Atut dan Airin tersebut.

"Supaya kami bisa menyimpulkan apakah Atut (dan) Airin ini bisa dinyatakan sebagai tersangka. Jadi, kami masih memerlukan ekspose lagi," ujar Abraham. Menurut dia, jika nantinya hasil ekspose belum menunjukkan keduanya akan ditetapkan sebagai tersangka, maka pemeriksaan sebagai saksi akan terus dilanjutkan.

Abraham menegaskan pula bahwa KPK tidak takut dan tidak terkendala dalam melakukan penyidikan terhadap Atut ataupun Airin. "Mudah-mudahan kami ada waktu untuk mengekspose. Kemudian, kami ini tidak ada kendala untuk menetapkan seorang Atut jadi tersangka. Jadi, kalian enggak usah pikir macam-macam. Siapa sih Atut sehingga KPK harus takut?" tanya dia.

Sebelumnya, Selasa (10/12), Atut dan Airin diperiksa oleh penyidik dalam kasus dugaan suap penanganan sengketa Pilkada Lebak, Banten. Atut dan Airin menjadi saksi untuk tersangka Akil Mochtar, mantan Ketua MK yang menangani sengketa tersebut saat masih menjadi hakim konstitusi.(kompas.com)

Editor: Giri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved