Maskapai Penerbangan Ogah Dipindahkan ke Halim

Direktur Jenderal Perhubungan Udara mengungkapkan belum ada satu pun maskapai penerbangan yang mau dipindahkan dari Bandara Soekarno Hatta.

JAKARTA, TRIBUN - Direktur Jenderal Perhubungan Udara Herry Bakti mengungkapkan belum ada satu pun maskapai penerbangan yang mau dipindahkan dari Bandara Soekarno Hatta ke Halim Perdanakusuma. Alasannya, seluruh maskapai merasa dirugikan jika hanya mendapat dua sampai tiga penerbangan di Halim.

"Ada delapan sampai sembilan maskapai mau, pas dikasih syaratnya mereka mundur teratur," ujar Herry Bakti, Rabu (4/12).

Herry menjelaskan, pihak Kementerian Perhubungan sudah membahas pemindahan penerbangan dari Soekarno Hatta ke Halim sebanyak dua kali. Salah satu hasil yang ada saat ini maskapai penerbangan tidak akan menambah rute namun hanya memindahkan ke bandara Halim Perdanakusuma.

"Sudah ditawarkan beberapa kriteria, ini tidak menambah rute, tapi memindahkan rute," ungkap Herry.

Pada awalnya pemerintah mengusulkan akan ada lima sampai 10 penerbangan di Bandara Halim. Namun hal itu bentrok dengan jadwal operasi TNI Angkatan Udara, sehingga penerbangan hanya lima sampai enam dibagi untuk seluruh maskapai.

"Di Halim terbatas, kita mau bicara TNI melihat secara terbuka dengan operator yang ada di Halim," jelas Herry.(*)

Editor: Sugiri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved