Breaking News:

Kaum Disabilitas Gelar Unjuk Rasa di Gedung Pakuan

Kaum disabilitas menggugat peringatan Hari Disabilitas tingkat Kota Bandung yang menelan anggaran ratusan juta.

Penulis: Tiah SM | Editor: Oktora Veriawan

BANDUNG, TRIBUN - Puluhan kaum disabilitas menggelar aksi unjuk rasa memperingati Hari Disabilitas Internasional di Jalan Cicendo, Selasa (3/12).

Kaum disabilitas ini menggugat peringatan Hari Disabilitas tingkat Kota Bandung yang puncaknya digelar di Hotel Grand Pasundan bersama Wali Kota Bandung yang menelan anggaran ratusan juta.

"Anggaran untuk peringatan Hari Disabilitas di Kota Bandung itu memakan dana Rp 406 juta. Tetapi tidak terasa manfaatnya oleh kami," ujar koordinator aksi, Yudi Yusfar, saat ditemui di sela-sela aksi di depan Gedung Negara Pakuan Kota Bandung, Selasa (3/12).

Menurut Yudi, seharusnya dana yang cukup besar itu dipakai untuk pusat pendidikan atau workshop kaum disabilitas atau dibangun infrastruktur yang mendukung aksebilitas kaum difabel.

"Apa manfaatnya coba menggelar peringatan di hotel berbintang ? Cuma ngabisin dana. Toh Hari Disabilitas Internasional itu tidak mengharuskan untuk menyelenggarakan acara seremoni," katanya.

Kaum disabilitas ini pertama kali menggelar aksi di Jalan Pajajaran, kemudian disabilitas yang sebagian besar merupakan tuna netra secara bergandengan mendatangi rumah dinas Gubernur Jabar di Gedung Negara Pakuan. Di sana mereka berorasi menyampaikan tuntutannya. Setelah merasa cukup, massa akhirnya berbalik arah menuju titik semula di Wiyata Graha. (tsm)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved