Breaking News:

Shin Eou Kyo Anggap UMK 1,57 Tak Sebanding

Vice President Director PT Daenong Global, Shin Eou Kyo mengklaim perusahaan garmen yang

Penulis: Mega Nugraha
Editor: Januar Pribadi Hamel

SUBANG,TRIBUN - Vice President Director PT Daenong Global, Shin Eou Kyo mengklaim perusahaan garmen yang dikelolanya, termasuk paling banyak mempekerjakan karyawan, di antara 20 perusahaan asal Korea Selatan lainnya yang bergerak di sektor garmen di Kabupaten Subang.

"Dari 3.300 karyawan kami, 65 persen pendidikanya maksimal SMP. Belum lagi, produktifitasnya masih rendah. Jadi, kenaikan upah di Subang untuk tahun depan sebesar Rp 1,57 juta dari Rp 1,05 juta  ini, kami nilai tidak sebanding dengan tingkat produktifitas," ujarnya.

Ia mengaku, pihaknya dalam sehari menerima rata-rata 20 orang karyawan baru untuk menggenjot produksi. Pabrik garmennya sendiri, baru berdiri sejak tiga tahun lalu.

Dalam sebulan, Eui Kyo mengaku setiap karyawan di perusahaannya mendapat gaji minimum hingga Rp 1,66 juta. Nilai itu termasuk dengan uang lembur.

"Dengan upah total selama sebulan Rp 1,66 juta ini, kami mengeluarkan biaya upah untuk 3.300 karyawan senilai Rp 5,5 miliar. Jika UMK Subang tahun depan Rp 1,57 juta, belum lagi nanti ditambah uang lembur, nilainya bisa dua kali lipat dari Rp 5,5 miliar, itu tidak masuk akal bagi kami," kata Eui Kyo. (men)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved