Breaking News:

Pilkada Garut

Rudy Klaim Menang Versi Perhitungan Cepat

Calon bupati dan wakil bupati Garut dari pasangan nomor urut 8, Rudy Gunawan-Helmi Budiman, menyatakan diri sebagai

Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam
Editor: Januar Pribadi Hamel
Tribun Jabar/Sjarif Abdussalam
Rudy Gunawan beserta istri memperlihatkan surat suara saat hari pemungutan suara di TPS 8, Minggu (17/11) 

GARUT, TRIBUN - Calon bupati dan wakil bupati Garut dari pasangan nomor urut 8, Rudy Gunawan-Helmi Budiman, menyatakan diri sebagai pemenang Pemilukada Garut 2013. Pernyataan tersebut didasari hasil hitung cepat atau quick count timnya.

Rudy Gunawan mengatakan quick count dari sebuah lembaga ternama dan terpercaya ini memiliki tingkat akurasi sampai 99 persen. Perolehan ini didasarkan pada penghitungan terhadap 600 TPS di 42 kecamatan di Kabupaten Garut.

"Dengan teknologi, hari ini mendapat kepastian angka, dinyatakan pasangan kami mendapat kepercayaan dari masyarakat Garut untuk memimpin Garut," kata Rudy saat ditemui di posko pemenangannya, Minggu (17/11).

Hasil quick count menyatakan pasangan nomor urut 8 mendapat perolehan
53,56 persen suara. Sedangkan, pasangan nomor urut 5, yakni Agus Hamdani-Abdusy Syakur mendapat perolehan 46,44 persen suara.

Dengan margin error yang mencapai 1 persen, tuturnya, pasangannya dengan percaya diri menyatakan kemenangannya, walaupun secara resmi menunggu proses penghitungan suara oleh KPUD Kabupaten Garut.

"Kami dapat mempertanggungjawabkan quick count ini secara ilmiah. Hasilnya tidak akan berbeda dengan hasil penghitungan suara secara resmi. rekap real count kami sudah 85 persen dan kami tetap memimpin. Kami berterima kasih kepada warga dan semua pihak yang telah mendukung," ucapnya.

Rudy mengatakan jika menang, dirinya akan tetap mengusut kasus kampanye hitam atau black campaign yang telah mencoreng namanya. Sebab, dirinya merasa terzalimi.

Setelah mengumumkan kemenangannya, pasangan ini bersama para pendukungnya langsung melakukan sujud syukur. Sejumlah pendukungnya merayakannya dengan mencukur habis rambutnya.

KPUD Kabupaten Garut tidak menggelar quick count atau real count pada putaran kedua ini. Sampai petang, pasangan nomor urut 5 belum bisa memberi kabar ihwal quick count yang dilakukan timnya. (sam)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved