Pilkada Garut

Polisi Tegaskan Tak Ada Toleransi Aksi Anarkis Pilkada

Sebanyak 999 personel Polres Garut siap mengamankan Pemilukada Garut 2013, 17 November 2013. Mereka akan ditugaskan untuk memantau proses

Polisi Tegaskan Tak Ada Toleransi Aksi Anarkis Pilkada
Tribun Jabar/M Syarif Abdussalam
Aksi demonstrasi di depan Gedung Mutiara saat Rapat Pleno Rekapitulasi Hasil Pemilihan Bupati Garut 2013, Selasa (17/9/2013). Pengunjuk rasa minta rapat yang digelar KPU Kabupaten Garut tersebut dihentikan karena dinilai sarat dengan kecurangan.

GARUT, TRIBUN - Sebanyak 999 personel Polres Garut siap mengamankan Pemilukada Garut 2013, 17 November 2013. Mereka akan ditugaskan untuk memantau proses pelaksanaan pemungutan suara sampai tingkat TPS.

Kapolres Garut, AKBP Arif Rachman, mengatakan Polres Garut akan menindak tegas setiap pihak yang mengganggu keamanan pelaksanaan Pemilukada putaran kedua ini. Setiap tindakan anarkis dan pidana, ujarnya, akan langsung ditindaklanjuti.

"Kalaupun ada pihak yang tidak puas dengan hasil Pemilu nantinya, silakan menempuh jalur hukum, yaitu ke Mahkamah Konstitusi atau Mahkamah Agung. Tetapi jika tidak puas dan melanggar hukum, melakukan anarkis, kami tidak akan segan-segan, mau tim sukses manapun, akan kami anggap tindakan kriminal dan kami tindak sesuai hukum," ujar Kapolres saat ditemui seusai gelar pasukan pengamanan Pemilukada Garut 2013 putaran kedua, Jumat (15/11).

Untuk mengamankan masa pemungutan suara di 4.064 TPS di Kabupaten Garut, Polres Garut dibantu personil  Brimob Polda Jabar, Polresta Tasikmalaya, Polres Kabupaten Tasikmalaya, Kodim 0611 Garut, Dinas Perhubungan, Satpol PP, dan Kesbang. Satu sampai dua personil Linmas pun akan ditempatkan pada setiap TPS.

Kapolres meminta kepada seluruh jajaran yang diterjunkan untuk mengamankan Pemilukada supaya menjaga netralitasnya. Selaku aparat keamanan, menurut Kapolres, tidak dibenarkan terlibat dengan mengarahkan siapapun untuk memilih salah satu pasagan calon, atau dalam bentuk apapun mendukung pasangan calon bupati dan wakil bupati.

Pemilukada Kabupaten Garut putaran kedua diikuti dua pasangan, yakni pasangan nomor urut 5 Agus Hamdani - Abdusy Syakur dan pasangan nomor urut 8 Rudy Gunawan - Helmi Budiman.  (*)

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved