Kasus Ijazah SMK Taruna Mandiri Belum Ada Penyelesaian
Masalah tertundanya penandatanganan 358 ijazah siswa lulusan tahun ajaran 2012/2013 di SMK Taruna Mandiri, Cimahi belum menemukan titik
Penulis: Dedy Herdiana | Editor: Darajat Arianto
CIMAHI, TRIBUN - Masalah tertundanya penandatanganan 358 ijazah siswa lulusan tahun ajaran 2012/2013 di SMK Taruna Mandiri, Cimahi belum menemukan titik terang. Upaya Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Cimahi yang memanggil mantan Kepala Sekolah SMK Taruna Mandiri, Githa Rachmadha untuk bertemu pada Senin (11/11) gagal dilaksanakan.
Menurut Kepala Disdikpora Kota Cimahi, Eddy Junaedi, Disdikpora sudah mengirimkan surat pemanggilan kepada Githa agar hadir pada Senin (11/11) di Kantor Disdipora Kota Cimahi, guna menyelesaikan masalah ijazah yang hingga saat ini masih belum ditandatangani. Namun pada hari yang sudah ditentukan untuk bertemu itu, Githa tidak menghadirinya.
"Tapi ternyata, Pak Githa tidak bisa hadir karena ada kepentingan," kata Eddy kepada wartawan di lingkungan Pemkot Cimahi, Senin (11/11).
Menurut Eddy, upaya pemanggilan DisdikporaCimahi kepada Githa tersebut sudah dilakukan berkali-kali. Namun hingga sekarang belum menemukan waktu yang tepat untuk bisa bertemu, sempat sekali bertemu tapi tetap tidak menemukan titik terang penyelesaian.
"Walaupun ini sudah pemanggilan yang kesekian kalinya, kami akan lakukan kembali pemanggilan. Kapan waktunya, lihat nanti saja, yang pasti akan kami kabari," tutur Eddy.
Masalah terkatung-katungnya nasib ratusan siswa yang lulus tanpa ijazah sejak dinyatakan lulus pada bulan Juli itu, diakui Eddy merupakan masalah yang menjadi fokus perhatiannya sehingga harus segera diselesaikan. Karena masalah ini menyangkut masa depan siswa lulusan SMK Taruna Mandiri tahun ajaran 2012-2013. Terutama para lulusan yang melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi, atau melanjutkannya ke dunia pekerjaan. (*)