Video Mesum, No Way!

Belakangan ini lagi marak pemberitaan tentang penyebaran video mesum dari pelajar

Ilustrasi Teenagers Say No To Video Mesum 

Belakangan ini lagi marak pemberitaan tentang penyebaran video mesum dari pelajar. Hal itu tentu sangat disayangkan oleh kita semua. Sebagai seorang Teenagers emang banyak banget godaan-godaan seperti itu untuk masuk dalam pergaulan bebas yang menyesatkan.

Makanya kita harus kuat-kuat diri deh kalo gak mau kejebak di pergaulan yang seperti itu. Video mesum ini sudah tersebar ke semua kalangan. Informasinya pun juga sudah menyebar ke mana-mana. Beberapa sobat Teenagers yang sudah mengetahui informasi tentang penyebaran video mesum pelajar ini pun tentu sangat kecewa.

Seperti yang diungkapkan oleh Lutfi (15), sobat Teenagers dari SMAN 11 Bandung. Ia mengaku terkejut ketika mengetahui pelaku video tersebut adalah pelajar. Gak heran kalo video ini jadi bahan perbincangan di teman-temannya.

“Parahnya sekarang anak SMP, masih kecil-kecil lah. Jangankan SMP, SMA aja belum waktunya Jangankan untuk berbuat yang begitu,nyimpen aja harusnya ya gak boleh. Belum waktunya lah kita menonton kaya gitu,” ujar Lutfi.

Menurut Lutfi, peran oknum yang menyebarkan video tersebut sama besarnya dengan yang menjadi pelaku dalam film. Hal tersebut bisa dicegah dari pihak sekolah dan pihak keluarga tentunya. Mulai dari memasang CCTV di tiap kelas tentu merupakan upaya yang bisa mencegah adanya video-video kaya gitu lagi.

Selain itu, semakin mudahnya akses untuk mendapatkan video mesum juga menjadi pemicu utama. Anak SMP aja sekarang udah gampang banget buat liat video-video itu di internet. Makanya gak heran kalo mereka juga ikut-ikutan berbuat demikian.

“Sebenernya yang kaya gitu sih faktor penasaran aja kali yah. Selain itu juga karena teknologi semakin canggih kan jadi makin gampang deh nyebarinnya,” ungkap Lutfi.

Selain Lutfi, Aji (14), dari SMAN 5 juga mau angkat bicara tentang video mesum oleh pelajar tersebut. Aji sangat menyayangkan kalo pelajar udah bisa berbuat demikian.

“Pelajar yang bikin video kaya gitu ya mengecewakan sekali. Tapi gak baik juga kita menyimpan video kaya gitu. Kan itu salah satu pencetus juga kalo punya video kaya gitu. Bisa jadi dilakukan karena menonton,” ujar Aji.

Menurutnya pihak-pihak yang menyebarkan maupun yang menyimpan video tersebut sama saja dengan orang yang menjadi pelaku. Sebagai Teenagers harus bisa mengetahui mana yang bermanfaat dan mana yang tidak, serta juga harus bisa menghindar dari hal-hal yang negatif tersebut. Makanya ia dan teman-temannya lebih memilih menghindari nonton video mesum itu.

“Kayanya yang suka bikin video kaya gitu, atau yang suka nyimpen biasanya karena hobi kali yah, atau kelainan mungkin,” ungkap Aji. (tj1)

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved