Banyak Berimprovisasi Dengan Anggaran
Ridwan mengaku harus banyak berimprovisasi dengan anggaran yang sudah ada untuk melakukan perubahan.
Penulis: feb | Editor: Darajat Arianto
BANDUNG, TRIBUN - Ketika dilantik pada 16 September lalu sebagai wali kota dan wakil wali kota, Ridwan Kamil dan Oded M Danial dituntut langsung melakukan perubahan dengan anggaran lama, yakni APBD 2013. Ridwan mengaku harus banyak berimprovisasi dengan anggaran yang sudah ada untuk melakukan perubahan.
"Waktu kami membuat pasukan gorong-gorong, banyak yang bertanya-tanya dari mana anggarannya. Anggaran itu sebenarnya sudah ada, namanya dana pemeliharaan. Saya kreatifkan menjadi pasukan gorong-gorong dengan seragam ungu," ujar Ridwan saat menerima rombongan Tribun Jabar di rumah dinas Pendopo, Alun-alun, Kamis malam (7/11).
Sama halnya dengan penanganan gelandangan dan pengemis. Di Dinas Sosial, sudah ada dana penanganan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS). Implementasinya hanya tinggal digalakkan saja.
Ridwan mengatakan, pada saat bersamaan PD Kebersihan juga sedang kekurangan tenaga penyapu, sehingga para gepeng yang terjaring untuk sementara waktu dijadikan penyapu jalan. Honor para penyapu jalan ini juga diberikan oleh PD Kebersihan yang memang sudah ada alokasinya. Selanjutnya, PMKS diberikan diklat kewirausahaan selama sebulan di Rindam III Siliwangi, Lembang.
"Program-program ini kami evaluasi terus. Jadi tidak ada yang namanya program gagal. Semuanya masih terus berjalan hingga saat ini," Kata Ridwan. (*)