Breaking News:

Bom di Jalan Tewaskan Anak-anak

Serangan bom di jalan di Provinsi Ghazni, menewaskan 17 orang yang tengah menuju pesta pernikahan.

KABUL, TRIBUN - Serangan bom di pinggir jalan di Provinsi Ghazni, menewaskan 17 orang yang tengah menuju pesta pernikahan. Para pejabat setempat mengatakan sebagian besar korban yang meninggal adalah wanita dan anak-anak yang bertolak menuju pesta pernikahan dengan minibus.

Minibus - yang penuh dengan penumpang itu- hancur akibat bom pinggir jalan itu. Gubenur provinsi mengatakan jumlah korban jauh lebih banyak dari yang disebutkan dan petugas penyelamat masih meneliti puing-puing bus.

Warga sipil Afghanistan sering menjadi korban serangan bom pinggir jalan yang dipasang tersangka militan Taliban. Kelompok militan ini biasanya mencari sasaran pasukan keamanan dan para pejabat.

Namun, seorang juru bicara Taliban mengatakan mereka tidak bertanggung jawab atas serangan itu dan tidak beroperasi di daerah tersebut.

Bulan Juni lalu, NATO menyerahkan tanggung jawab keamanan sepenuhnya kepada pasukan Afghanistan, namun sekitar 97.000  tentara NATO masih berada di negara itu.

Sebagian besar kawasan luar kota di propinsi Ghazni dikuasai Taliban dan kawasan Ander - tempat ledakan terjadi- pernah digambarkan NATO sebagai daerah yang paling berbahaya, kata wartawan BBC David Loyn di Kabul.

Pasukan keamanan yang dipimpin NATO, Isaf, saat ini terdiri dari pasukan dari 50 negara, sebagian besar - 68.000 di antaranya dari Amerika Serikat. Pasukan NATO memberikan bantuan militer bila diperlukan. (bbc)

Editor: swo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved