Pilkada Subang
PDIP Subang Merasa Dipecah Belah
Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris DPC PDIP Subang Ating Rusnatim mengaku kebesaran nama PDIP Subang tercoreng dengan adanya sejumlah orang yang
Penulis: Mega Nugraha | Editor: Darajat Arianto
SUBANG,TRIBUN - Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris DPC PDIP Subang Ating Rusnatim mengaku kebesaran nama PDIP Subang tercoreng dengan adanya sejumlah orang yang mengenakan atribut PDIP di kampanye pasangan calon nomor 6, Atin Supriatin dan Nina Nurhayati (Pasangan Niat) dari jalur independen.
"Sejauh ini, yang mengenakan atribut PDIP itu bukan kader kami. Kami menduga, mereka diset oleh orang-orang tertentu untuk memecah belah partai kami dan kami merasa tindakan itu menghinakan," kata Ating kepada Tribun, Selasa (3/9).
Dalam kampanye pasangan tersebut di Lapangan Dolog Subang, Selasa (3/9), massa pendukung Niat mengibar-ngibarkan bendera PDIP bahkan menggunakan atribut pakaian PDIP. Padahal, di kampanye tersebut, bukan agenda kampanye PDIP.
"Tidak hanya itu, sebelumnya ketika pasangan Niat kampanye di Kecamatan Compreng pun, mereka membawa orang-orang dengan gunakan atribut PDIP," ujarnya.
Karena tindakan tersebut berpotensi menimbulkan perpecahan bahkan berujung dengan aksi kekerasan, Ating mengaku akan mengambil sejumlah tindakan yang dianggap perlu.
"Kami sudah melaporkan tindakan mereka ke Panwaslu karena memang merugikan kami. Kami juga berharap Panwaslu bisa bersikap tegas atas tindakan tidak terpuji tersebut," kata Ating.
Pada Pilkada Subang, PDIP Subang hanya merekomendasikan Ojang Sohandi sebagai cabup Subang berpasangan dengan Imas Aryumningsih sebagai cawabup Subang dari Partai Golkar.
Atin Supriatin dan Nina Nurhayati sendiri semula merupakan kader PDIP. Namun, keduanya dipecat pengurus PDIP karena mencalonkan diri dari jalur independen. (*)