Racun Ubur-ubur Biru Bisa Mematikan
Ubur-ubur biru (blue botle), kata AKP Firman Alamsyah, merupakan koloni ubur-ubur yang berbahaya karena sengatannya
Penulis: Andri M Dani | Editor: Januar Pribadi Hamel
PANGANDARAN, TRIBUN - Ubur-ubur biru (blue botle), kata AKP Firman Alamsyah, merupakan koloni ubur-ubur yang berbahaya karena sengatannya mengandung racun. Racuan dari sengatan ubur-ubur berbisa ini bila tersentuh kulit, maka kulit akan melepuh bewarna kemerahan, dengan rasa gatal dan perih serta nyeri.
"Kondisi yang parah membuat korban sesak napas bahkan bisa mematikan.Guna mencegah jatuhnya korban, lebih baik kawasan pantai ditutup terlebih dahulu sampai kondisi normal," ujar AKP Firman Alamsyah.
Kepala Dinas Pariwisata dan Perhubungan Kabupaten Pangandaran Drs Suheryana kepada Tribun, menyebutkan penutupan Pantai Batukaraas untuk kegiatan berenang wisatawan ini terpaksa dilakukan setelah ratusan wisatawan jadi korban sengatan.
"Sejak kejadian tadi pagi, petugas dan lifeguard sudah mengimbau agar wisatawan tidak berenang di laut. Tapi tidak digubris, alasannya sederhana, sudah jauh-jauh datang ke Batukaraas masa tidak berewnang. Ya akhirnya korban semakin banyak. Solusinya kawasan pantai terpaksa ditutup untuk kegiatan diair," ujar Suheryana. (sta)