Info Mudik
Sudah Terjadi 12 Kali Kecelakaan di Jalur Mudik
Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) mencatat hingga hari ke-5 atau Sabtu (3/8) lalu jelang Hari Raya Idulfitri
Penulis: Dicky Fadiar Djuhud | Editor: Januar Pribadi Hamel
BANDUNG, TRIBUN - Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) mencatat hingga hari ke-5 atau Sabtu (3/8) lalu jelang Hari Raya Idulfitri 1434 Hijriah telah terjadi 12 kasus kecelakan lalu lintas (laka lantas).
Selama Operasi Ketupat Lodaya 2013 tersebut, tercatat satu orang meninggal dunia, satu orang menderita luka berat dan 10 orang lainnya mengalami luka ringan.
Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Martinus mengungkapkan, laka lantas yang terjadi di jalur mudik, mulai dari jalur Selatan sebanyak dua kejadian, jalur Utara yang tercatat ada empat kejadian, jalur tol satu kejadian, jalur alternatif sebanyak dua kejadian, dan jalur lainnya sebanyak tiga kejadian.
"Pada Operasi Ketupat Lodaya ini, kami mencatat laka lantas yang melibatkan sepeda motor menempati posisi teratas. Ada enam kejadian. Laka lantas yang melibatkan mobil barang, ada empat kejadian, bus dua kejadian, dan mobil penumpang satu kejadian. Dihitung secara nominalnya, kerugian materil mencapai Rp 7,4 juta," ujar Martinus saat dihubungi lewat telepon, Minggu (4/8).
Dari hasil anilisi kepolisian, penyebab kecelakaan sebagian besar akibat pengendara mengantuk saat berkendara. Beberapa kejadian karena faktor kendaraan dan kelayakan jalan.
Tak henti-hentinya Kepolisian mengimbau kepada para pengguna jalan dan kendaraan di segala jalur mudik, agar senantiasa menaati rambu-rambu lalu litas dan mengikuti arahan dari petugas kepolisian. Lebih dari itu, selalu menjaga keselamatan diri.
"Di semua jalur mudik, di kiri-kanan jalan tersedia banyak tempat istirahat. Perhatikan kondisi, bila lelah atau mengantuk segera istirahat. Perhatikan juga selalu untuk mengecek kondisi kendaraan yang digunakan," kata Kabid Humas. (dic)