Info Mudik
Pemudik yang Lewat Cianjur Meningkat 40 Persen
Kapolres Cianjur, AKBP Dedy Kusuma Bakti melalui Kasatlantas Polres Cianjur AKP Irwandi, mengatakan, meskipun jalur
Penulis: cis | Editor: Januar Pribadi Hamel
CIANJUR, TRIBUN - Kapolres Cianjur, AKBP Dedy Kusuma Bakti melalui Kasatlantas Polres Cianjur AKP Irwandi, mengatakan, meskipun jalur via Cianjur tak lagi menjadi prioritas untuk para pemudik, jumlah pemudik motor meningkat. Berdasarkan pendataan yang keluar dari Jembatan Citarum, pemudik motor meningkat mencapai 40 persen hingga H-4 atau Minggu (4/8).
"Kalau melihat situasi sekarang memang terjadi peningkatan pemudik khususnya pengguna kendaraan roda dua. Dan jalur mudik via Cianjur masih menjadi favorit para pemudik motor. Itu terlihat dari pantauan kami dari H-7," kata Irwandi kepada Tribun ketika dihubungi melalui ponselnya, Minggu (4/8).
Menurut Irwandi, jalur mudik via Kabupaten Cianjur yang menjadi favorit para pemudik motor bukan tanpa alasan. Berdasarkan analisis yang dilakukan Polres Cianjur, para pemudik ini kebanyakan berasal dari Jakarta. Mereka melalui jalur mudik yang ada di Kabupaten Ciajur seperti Jongol, Cipanas dan Sukabumi.
"Karena kepadatan yang kerap terjadi di jalur Pantura membuat para pemudik motor ini memilih pulang melalui Kabupaten Cianjur. Selain itu kebanyakan yang mudik via Kabupaten Cianjur mudik ke daerah Sukabumi, Bandung dan Bandung Selatan," kata Irwandi.
Irwandi pun memprediksi para pemudik motor ini akan terus melintasi Kabupaten Cianjur hingga H+1. Karena itu ia terus mengimbau kepada para pemudik motor ini melalui spanduk-spanduk dan berbagai macam seruan agar berhati-hati melintasi jalur-jalur mudik di Kabupaten Cianjur.
"Awal dari kecelakaan adalah melakukan pelanggaran. Karena itu para pemudik motor ini berhati-hati dengan mematuhi rambu-rambu lalulintas dan petunjuk dari petugas. Utamakan keselamatan ketimbang kecepatan mengingat kondisi jalan di Kabupaten Cianjur banyak turunan, tikungan dan licin ketika hujan," kata Irwandi.
Berdasarkan pantuan Tribun di lapangan, banyak pemudik motor berpelat luar Kabupaten Cianjur banyak melintasi Jalan Raya Bandung. Di sejumlah titik jalan yang menghubungkan Kabupaten Cianjur dengan Kabupaten Bandung Barat (KBB) itu pun banyak terlihat pemudik motor yang berhenti.
Satu di antaranya terlihat di Jalan Ray Cianjur Bandung km 12 atau tepatnya di perempatan Tungturunan. Banyak terlihat pemudik motor yang berhenti sejenak untuk beristirahat di pos yang disediakan perusahaan swasta. Mereka juga terlihat memenuhi sebuah waralaba yang ada di pinggir jalan tersebut.
Tak hanya itu, di bawah gerbang Marhamah pun terpantau ratusan motor beristirahat di pinggir jalan. Mereka meluangkan waktu mereka untuk membeli es cendol dan bakso yang banyak berjualan di pinggir jalan tersebut. Para pemudik ini banyak mengendarai sepeda motor berpelat nomor B, D, Z, R dan pelat nomor luar Kabupaten Cianjur. (cis)