Info Mudik

Cianjur Masih Diminati Pemudik Motor

Jalur mudik via Kabupaten Cianjur masih menjadi favorit bagi pemudik yang menggunakan sepeda motor meski

Penulis: cis | Editor: Januar Pribadi Hamel

CIANJUR, TRIBUN - Jalur mudik via Kabupaten Cianjur masih menjadi favorit bagi pemudik yang menggunakan sepeda motor meski diprediksi jalur ini hanya akan ramai pada H+3 lantaran untuk jalur wisata.

Data dari Pos Trafic Count (PTC) Dinas Perhubungan Komunikasi dan Infromatika (Dishubkominfo) Kabupaten Cianjur menunjukkan total pemudik yang menggunaan sepeda motor dari H-6 sampai H-5 berjumlah 8.533.

"Jumlah itu merupakan total kendaraan roda dua dari arah Jakarta menuju Bandung yang keluar dari Kabupaten Cianjur," kata petugas PTC Dishubkominfo Kabupaten Cianjur, Dadan Suparman kepada Tribun perbatasan Kabupaten Cianjur dan Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Dikatakan Dadan, jumlah pemudik motor itu lebih banyak ketimbang pemudik yang menggunakan mobil pribadi. Menurutnya, pemudik yang menggunakan mobil dari H-6 sampai H 5 berjumlah 7.696. Diperkirakannya, jumlah pemudik motor yang akan pulang kampung via Kabupaten Cianjur akan terus bertambah hingga H-1.

"Rata-rata per jamnya ada 1.000 motor setiap harinya, para pemudik itu melintasi jalur-jalur mudik yang ada di Kabupaten Cianjur. Puncak banyak motor yang melintas, biasanya terjadi pada sore hari sampai malam dan pagi hari sampai siang hari. Di waktu jeda itu terjadi penurunan karena banyak pemudik motor yang istirahat," kata Dadan.

Sementara itu, kata Dadan, hingga pukul 11.00 pada H-4 atau Minggu (4/8) tercatat sebanyak 1611 mobil pribadi dan 9527 kendaraan roda dua. Menurutnya, untuk jumlah pemudik motor itu melonjak sepuluh kali lipat dari jumlah pada H-5 atau Sabtu (3/8) pada jam sama. Karena itu ia yakin jumlah pemudik motor akan mencapai puluhan ribu hingga H-4.

"Hingga jam empat sore ini, tercatat jumlah total kendaraan roda dua sampai pukul 15.00 dari Jakarta menuju Bandung berjumlah 11609. Sedangkan kendaraan roda empat sebanyak 2421 buah. Tapi dari pukul 10.00 sampai 15.00 terjadi penurunan jumlah kendaraan setiap jamnya. Diperkirakan akan kembali terjadi lonjakan sehabis isya," kata petugas PTC pengganti, Muhammad Rukmansyah ketika ditemui Tribun, Minggu (4/8). (cis)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved