Di Balik Jumpa Pers 'Mendadak' SBY
"SBY akan jumpa pers di Kantor Presiden jam 20.00 WIB." Begitulah kira-kira informasi yang diterima wartawan kepresidenan dari Biro Pers
Politisi Demokrat, Ruhut Sitompul, ikut berkomentar. Menurut Ruhut, Yenny mengira bisa mendapatkan posisi tinggi di Demokrat sekaligus membawa gerbong Nahdliyin masuk bersamanya.
Ruhut menyebutkan, Demokrat tetap mengutamakan kadernya untuk masuk kepengurusan. Untuk menjadi pengurus Demokrat, kata Ruhut, kader harus "berdarah-darah" terlebih dulu.
"Tidak bisa langsung naik posisinya. Harus kerja keras, berdarah-darah dulu. Lihat bagaimana Pak SBY dan Bu Ani, tidak hanya berdarah-darah, nyawa pun direlakan mulai dari awal membangun partai ini. Lihat juga Mas Ibas, jadi tidak ada yang langsung minta posisi," kata Ruhut.
Jadi, siapa yang mencemarkan nama baik SBY? (*)