Konflik Suriah
Serangan Suriah Tewaskan Puluhan Orang
Puluhan orang tewas akibat serangan pesawat tempur pemerintah Suriah atas sebuah stasiun pengisi bahan bakar di ibukota Damaskus.
DAMASKUS, TRIBUN - Puluhan orang tewas akibat serangan pesawat tempur pemerintah Suriah atas sebuah stasiun pengisi bahan bakar di ibukota Damaskus.
Warga di kawasan Mleiha mengatakan jenazah manusia yang hangus dan kendaraan yang terbakar terlihat di pompa bensin yang diserang tersebut.
Para pegiat hak asasi manusia Klik Suriah mengatakan serangan udara terjadi ketika pengiriman pasokan bensin tiba di tempat kejadian.
Jumlah korban jiwa dilaporkan antara 10 hingga 50 orang ditengah-tengah belum adanya keterangan resmi.
"Saya menghitung sedikitnya 30 jenazah. Jenazah itu terbakar atau terpotong-potong," tutur seorang pegiat, Abu Saeed, kepada kantor berita Reuters.
Gambar rekaman video amatir yang disebarkan di internet memperlihatkan kobaran api dan orang-orang yang panik.
Wartawan BBC di Damaskus, Lina Sinjab, mengatakan Mleiha bukan merupakan kawasan yang dikuasai kelompok oposisi dan warga sipil yang menjadi korban dalam serangan udara ini.
Dia menambahkan banyak korban jiwa merupakan perempuan dan anak-anak. Di kawasan pinggiran Damaskus lain, Moaddamieh, pasukan pemerintah menyerang sebuah toko roti ketika orang-orang sedang antri membeli roti.
Serangan pemerintah atas penduduk sipil belakangan ini semakin sering terjadi. Konflik antara pemerintah Suriah dan kelompok perlawanan yang sudah berlangsung setahun lebih masih belum menunjukkan tanda-tanda berakhir.
Jumlah korban jiwa akibat konflik diperkirakan mencapai 30.000 lebih sementara PBB menyebutkan Klik lebih dari setengah juta warga Suriah Klik mengungsi ke negara-negara tetangga. Dengan berhenti, mereka juga akan terhindar dari kegelisahan.
Temuan ini diumumkan tidak lama setelah pemerintah Inggris meluncurkan kampanye iklan anti merokok dengan menampilkan foto orang merokok dengan tumor di ujung batang rokok tersebut. (bbc)