Citizen Reporter

Awak Bus Nyaris Dihakimi Massa di Nagreg

Supir dan kernet bus Diana Prima jurusan Kampung Rambutan-Karang Pucung hampir menjadi bulan-bulanan puluhan penumpang yang kesal.

Oleh: Iwan Irawan L

BANDUNG - Supir dan kernet bus Diana Prima jurusan Kampung Rambutan-Karang Pucung hampir menjadi bulan-bulanan puluhan penumpang yang kesal karena bus tersebut mogok di Jalan Nagreg, Pamucatan, Kabupaten Bandung, Sabtu (18/8). Untungnya mereka berhasil diamankan terlebih dahulu di Polsek Nagreg.

Budi (54) kernet bus tersebut menuturkan dirinya tak menyangka bus AC ekonomi tersebut mengalami mogok, karena belum lama ini bus tersebut sudah diservis. "Setau saya sudah diservis. Saya juga kaget kenapa bisa mogok," katanya, Sabtu siang.

Ia menuturkan, Kerusakan yang terjadi pada angin dalam mesin membuat supir khawatir rem pada bus akan blong, karena itu sang supir memberhentikan bus sesaat sebelum memasuki wilayah Nagreg yang banyak memiliki turunan  curam.

"Karena kebanyakan menginjak rem akibat macet panjang jadi anginnya rusak, saya khawatir malah nanti jadi blong dan kalau dipaksakan bisa celaka karena di Nagreg banyak turunan," akunya.

Bis itu berangkat dari Kampung Rambutan, Jumat (17/8) pukul 20.00, kemacetan yang terjadi di tol Cikunir hingga Cipularang diteruskan ke Nagreg membuat bus baru tiba Nagreg pukul 05.00 pagi.

"Kami sudah menunggu di sini sejak  imsak tadi. Kesal juga karena kita minta uang ganti malah gak dikasih, pindah dioper bus malah lama bertele-tele," kata Laksmini (23), seorang penumpang asal Cilacap.

Menyikapi keluhan ini, sang kernet Budi menjelaskan ia tak bisa memberikan uang kompensasi karena pembayaran uang tiket masuk ke loket. (nip)

Penulis: nip
Editor: nip
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved