Penutupan Impor Holtikultura Tak Berdampak Besar
Sekretaris Asosiasi Ritel Indonesia Jabar, Henri Hendarta mengatakan, dengan ditutupnya Pelabuhan Tanjung Priok untuk impor holtikultura tersebut
Penulis: Agung Yulianto Wibowo | Editor: Darajat Arianto
BANDUNG, TRIBUN - Sekretaris Asosiasi Ritel Indonesia (Aprindo)
Jabar, Henri Hendarta mengatakan, dengan ditutupnya Pelabuhan Tanjung
Priok untuk impor holtikultura tersebut, Henri mengaku dampaknya tidak
terlalu besar bagi pengusaha ritel di Jabar. Sebagian besar pengusaha
ritel menggunakan distributor untuk memasukkan produk holtikultura
impor.
"Dampaknya sangat kecil. Kalau sekarang memang belum terasa secara signifikan. Kami tidak direct dan menggunakan distributor. Hanya saja kalau dialihkan ke pelabuhan lain, apakah sudah siap? Kalau dialihkan, tentu akan sangat jauh," ujarnya kepada Tribun, Selasa (19/6).
Menurutnya, dengan jarak masuknya produk holtikultura yang semakin jauh akan memengaruhi bentuk atau kualitas barang. Selain itu juga otomatis terjadi kenaikan harga, karena meningkatnya tarif distribusi barang. (*)
KOMENTAR