Kamis, 11 Juni 2026

Evakuasi Sukhoi

Besok, Petugas Evakuasi Jenazah di Dasar Tebing

Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas), Marsekal Madya, Sudaryatmo mengatakan tim evakuasi sudah mengirimkan 16 kantong jenazah ke Jakarta.

Tayang:
Editor: Darajat Arianto
JAKARTA, TRIBUN - Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas), Marsekal Madya, Sudaryatmo mengatakan tim evakuasi sudah mengirimkan 16 kantong jenazah ke Jakarta. Semuanya berasal dari lokasi jatuhnya pesawat Sukhoi Superjet 100, di kawasan Gunung Salak, Jawa Barat.

Dalam konferensi persnya di bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Sabtu (12/05/2012), evakuasi korban ke Jakarta pun untuk hari ini telah dihentikan dan akan diteruskan esok pagi.

Korban yang dievakuasi hari ini, menurutnya adalah korban yang ditemukan petugas di tebing tempat pesawat diduga menabrak. Sedangkan esok pagi, petugas akan memulai pencarian di dasar tebing, tempat dimana sebagian besar puing-puing terlihat dari udara, dan terdapat ekor pesawat.

"Jarak dasar tebing dari atas (bukit) itu sekitar 250 meter, dan itu yang paling sulit," katanya.

Sedangkan radius yang disisir oleh tim adalah 250 meter vertikal, dan 500 meter horizontal.

Saat ini, sejumlah petugas sudah bersiaga di bagian bawah tebing, dan proses pencarian korban masih terus dilakukan, namun evakuasi ke Jakarta baru akan dilanjutkan pagi ini.

Sudaryatmo mengatakan itu sulit, dikarenakan setelah korban ditemukan, kemudian jenazah akan dibawa ke puncak bukit dimana terdapat landasan darurat, dengan menggunakan tali.

Selain petugas dari Basarnas, TNI AU, TNI AD, Polri, serta sejumlah pemanjat profesional, yang selama ini melakukan pencarian di medan nyaris vertikal, dan berusaha memindahkan korban dengan menggunakan tali ke puncak bukit. (nurmulia rekso purnomo)

Sumber: Kompas
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved