Harga BBM Naik

Perlu SPBU Khusus Angkutan Umum

Pembatasan itu dapat dilakukan dengan menyediakan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) khusus bagi angkutan umum.

Perlu SPBU Khusus Angkutan Umum
Gani Kurniawan
Bus damri berisi penumpang melintas Jalan Ahmad Yani, Kota Bandung, Kamis (1/3). Damri berencana akan menaikan tarif penumpang jika harga bahan bakar minyak (BBM) resmi naik Rp 1.500 per liter. Kenaikan harga tersebut masih dalam penggodokan dan kemungkinan diberlakukan mulai bulan depan.
BANDUNG, TRIBUN - Ketua Organisasi Angkutan Darat (Organda) Jawa Barat (Jabar), Aldo F Wiyana, mengatakan pemerintah memiliki alternatif supaya awak angkutan terhindar dari imbas kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).

"Subsidi BBM bagi kendaraan umum penumpang dan pengangkut barang masih sangat mungkin dengan cara pembatasan," ujarnya dalam audiensi antara Gubernur Jabar dengan Organda Jabar di ruang Sangga Buana Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Bandung, Rabu (14/3).

Menurutnya, pembatasan itu dapat dilakukan dengan menyediakan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) khusus bagi kendaraan angkutan umum. Ia optimistis hal itu bisa terwujud karena jumlah kendaraan umum di Jabar hanya satu hingga dua persen dari total kendaraan di jalan-jalan di Jabar

Selain itu, penambahan volume kendaraan angkutan umum di Jabar cenderung stagnan. "Itu berbeda dengan peningkatan volume kendaraan pribadi, berkisar tiga sampai empat persen," katanya. (*)

Penulis: Tarsisius Sutomonaio
Editor: nip
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved