Harga BBM Naik

Kenaikan Bukan untuk Angkutan Umum

Organda Jawa Barat meminta Gubernur Jabar, Ahmad Heryawan, meneruskan aspirasi mereka kepada pemerintah pusat.

Kenaikan Bukan untuk Angkutan Umum
Gani Kurniawan
Bus damri berisi penumpang melintas Jalan Ahmad Yani, Kota Bandung, Kamis (1/3). Damri berencana akan menaikan tarif penumpang jika harga bahan bakar minyak (BBM) resmi naik Rp 1.500 per liter. Kenaikan harga tersebut masih dalam penggodokan dan kemungkinan diberlakukan mulai bulan depan.
BANDUNG, TRIBUN  - Oganisasi Angkutan Darat (Organda) Jawa Barat (Jabar) meminta Gubernur Jabar, Ahmad Heryawan, meneruskan aspirasi mereka kepada pemerintah pusat agar kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) tidak berlaku untuk kendaraan angkutan umum.

"Angkutan umum hanya menggunakan tiga persen dari total penggunaan total BBM," ujar Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Organda Jabar, Aldo F Wiyana, dalam audiensi antara Gbernur Jabar dengan Oganda Jabar di ruang Sangga Buana Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Bandung, Rabu (14/3).

Hal itu karena sekitar 70 persen awak angkutan umum adalah masyarakat ekonomi lemah. Apalagi, ucapnya, pendapatan para awak angkutan umum cenderung stagnan bahkan menurun dari tahun ke tahun. (*)

Penulis: Tarsisius Sutomonaio
Editor: nip
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved